Bagikan:

Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Mulai Jumat

Sistem satu arah saat arus balik lebih berat ketimbang saat arus mudik.

NASIONAL

Kamis, 05 Mei 2022 22:09 WIB

Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol Ngawi - Kertosono di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur,

Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol Ngawi - Kertosono di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (5/5/2022). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Mulai Jumat (6/5/2022), Kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah untuk arus balik Lebaran. Kebijakan ini akan diberlakukan dari tol Kalikangkung Semarang hingga Jakarta-Cikampek.

Juru bicara Kepolisian Indonesia Hendra Rochmawan mengatakan, puncak arus balik diperkirakan 7-8 Mei 2022.

“Informasi yang terkini dari Bapak Kakorlantas, untuk pelaksanaan rekayasa (lalu lintas), kita masih menetapkan one way,” kata Hendra dalam konferensi pers, Kamis (5/5/2022).

Baca juga: Korlantas: Patuhi Rekayasa Lalu Lintas di Masa Arus Balik Lebaran 

Sementara itu Kepolisian Jakarta mengatakan, rekayasan lalu lintas pada arus balik akan lebih berat dibandingkan saat arus mudik.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, ini terjadi karena seluruh kendaraan akan terpusat ke arah Jakarta - beda dengan saat arus mudik.

“Pada saat one way arus mudik, itu jalur sudah akan terpecah; 60% ke Jawa Tengah, 40% ke arah Bandung atau Jawa Barat. Dari Jawa Tengah pun sudah terpecah; pintu keluar Cirebon, Tegal, dan sebagainya,” kata Sambodo.

“Tapi pada saat arus balik itu semuanya nanti akan bermuara di Jakarta.”

Baca juga: Ganjil Genap dan Satu Arah Kembali Diberlakukan agar Arus Balik Nyaman

Diperkirakan ada 1,2 juta kendaraan yang akan masuk ke Jakarta lewat gerbang tol Halim Utama pada arus balik nanti. Kepolisian juga akan memberlakukan sistem buka tutup di pintu keluar tol Cikunir untuk mengurangi beban gerbang tol Halim.

Puncak arus balik akan terjadi pada hari Minggu 8 Mei nanti, dengan volume arus kendaraan yang akan masuk ke Jakarta diperkirakan sebanyak 260 ribuan kendaraan, dan 174 ribu dari arah timur.

Editor: Citra Dyah Prastuti

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Haruskah Ikut Program Pengungkapan Sukarela?