Bagikan:

Ekspor CPO Dibuka Lagi, Bukti Ketidaksiapan Menteri Teknis

Saat ini fakta di lapangan minyak goreng curah masih cukup langka dengan harga diatas harga eceran tertinggi (HET).

NASIONAL

Kamis, 19 Mei 2022 19:53 WIB

Ekspor CPO

Ilustrasi. Penjualan minyak goreng kemasan di swalayan. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menilai, dibukanya kembali ekspor CPO minyak goreng oleh Presiden Joko Widodo per Senin, 23 Mei 2022, merupakan bukti ketidaksiapan menteri teknis melakukan regulasi dan capaian implementasi aturan yang diharapkan oleh Kepala Negara.

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan mengatakan, saat ini fakta di lapangan minyak goreng curah masih cukup langka dengan harga diatas harga eceran tertinggi (HET).

"Kekecewaan kami terhadap Menko Perekonomian, Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan karena tidak mampu melakukan realisasi perintah dari bapak presiden Republik Indonesia. Presiden mengharapkan agar HET bisa terpenuhi di pasar tradisional dan barang melimpah tetapi faktanya kami belum mendapati minyak goreng curah itu cukup melimpah di pasar tradisional," kata Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan kepada KBR, Kamis (19/5/2022).

Reynaldi mengatakan, pembukaan ekspor ini harus bisa memastikan terpenuhinya kebutuhan minyak goreng dalam negeri. Ia meminta kepada Kementerian teknis untuk mencari formulasi yang tepat agar distribusi bisa berjalan dengan baik dan keberadaan minyak goreng melimpah di pasar.

"Jika melimpah di pasar diharapkan harga terus menurun. Sampai detik ini harga masih di atas Rp17.000 per liter. Di kisaran Rp18.000 per liter, bahkan ada yang Rp19.000 per liter," katanya.

Baca juga:

- Jokowi Kembali Buka Ekspor CPO dan Minyak Goreng Pekan Depan

- Jokowi Minta Penegak Hukum Terus Selidiki Mafia Minyak Goreng

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan akan membuka kembali ekspor minyak goreng setelah dilarang untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Jokowi mengklaim pasokan minyak goreng dalam negeri sudah terpenuhi, sehingga perusahan kembali boleh kembali menjual CPO dan minyak goreng ke luar negeri mulai Senin, 23 Mei 2022.

Editor: Fadli Gaper

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Haruskah Ikut Program Pengungkapan Sukarela?