covid-19

Pemprov DKI Siapkan RS Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur isolasi sekitar 26 persen dan ICU 34 persen.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 18 Mei 2021 09:20 WIB

Pemprov DKI Siapkan RS Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

Petugas medis membantu rekannya memasang APD di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim telah menyiapkan fasilitas rumah sakit guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 usai libur Lebaran. Berdasarkan pengalaman, kasus positif virus korona di ibu kota selalu naik usai libur panjang.

Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Widyastuti mengatakan telah menyiapkan 6.633 tempat tidur isolasi dan 1.007 fasilitas ICU. Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur isolasi sekitar 26 persen dan ICU 34 persen.

"Artinya, kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU masih di atas 50 persen," katanya melalui keterangan tertulis, Senin (17/5/2021) malam.

Pantau Pemudik

Sementara itu Gubernur Jakarta Anies Baswedan berjanji bakal memantau pemudik melalui pintu masuk ibu kota dan di tingkat RT. Pemantauan atau screening dilakukan guna mendeteksi secara dini pemudik yang terinfeksi Covid-19. Selanjutnya akan dikarantina di fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI maupun Wisma Atlet.

“Ikhtiar kami melakukan screening ini bukan hanya mendeteksi cepat jika ada yang terpapar, juga sebagai ikhtiar untuk melindungi warga Jakarta yang saat Lebaran kemarin memilih tidak bepergian, mereka-mereka yang menaati anjuran pemerintah,” ujarnya.

Anies menegaskan tidak pernah melarang orang masuk ke Jakarta. Pengetatan dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Saya ingin garisbawahi bahwa kebijakan Jakarta tidak pernah melarang orang masuk Jakarta, jadi ini bukan pelarangan, karena Jakarta bagian dari Indonesia, siapa saja penduduk bisa datang ke kota mana saja. Sekarang ini, dalam kondisi pandemi, kita sebelum lebaran sudah menganjurkan tidak bepergian. Pada saat sesudah lebaran, kita akan memberlakukan pengecekan pada mereka yang masuk ke Jakarta,” jelasnya.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Siapkan Pembelajaran Tatap Muka Digelar?

Kabar Baru Jam 8

Wisata Sehat di Tengah Pandemi

Desa Wisata Tak Kehilangan Pesona