Kominfo Tetapkan Pemenang Seleksi Penyelenggara Multipleksing TV Digital di 22 Provinsi

Penyelenggara multipleksing berhak atas pengelolaan 50 persen dari kapasitas saluran siaran multipleksing untuk program siaran afiliasinya masing-masing.

BERITA | NASIONAL

Senin, 03 Mei 2021 13:16 WIB

Author

SIti Sadida Hafsyah

Kominfo Tetapkan Pemenang Seleksi Penyelenggara Multipleksing TV Digital di 22 Provinsi

Ilustrasi penyiaran televisi digital. Foto: Flickr.com

KBR, Jakarta- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerald Plate menetapkan pemenang seleksi penyelenggara multipleksing siaran TV digital terestrial tahun ini.

Kata dia, tim seleksi sudah mengumumkan hasil seleksi pada 26 April 2021, kemudian telah memberikan kesempatan masa sanggah hingga 30 April 2021.

"Emtek Group wilayah layanan yang diperoleh 9, Metro TV Group wilayah layanan yang diperoleh 9, NTV Group wilayah layanan yang diperoleh 2, RCTI MNC Group 9, Viva Group wilayah layanan yang diperoleh 5," ujar Johnny dalam konferensi pers Kominfo, Senin (03/05/21).

"Total 43 di 22 wilayah layanan atau di 22 provinsi," imbuh Johnny.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerald Plate mengklaim peresmian pengumuman pemenang seleksi penyelenggara multipleksing siaran TV digital terestrial tersebut, sudah sesuai dan mengikuti prosedur yang ada.

"Terhadap sanggahan-sanggahan, telah diberikan jawaban, klarifikasi, dan penjelasan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang tersedia," katanya.

Selanjutnya penyelenggara multipleksing berhak atas pengelolaan 50 persen dari kapasitas saluran siaran multipleksing untuk program siaran afiliasinya masing-masing.

"50 persen sisa kapasitas siaran tersebut disewakan kepada lembaga penyiaran swasta atau LPS, lembaga penyiaran lokal, dan lembaga penyiaran komunitas melalui mekanisme yang ditetapkan," ucapnya.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri