18,9 Juta Orang Tetap Ingin Mudik, Tujuan Tertinggi ke Jawa Tengah

Jawa Tengah menjadi tujuan mudik tertinggi.

BERITA | NASIONAL

Senin, 03 Mei 2021 08:15 WIB

Author

Yovinka Ayu

18,9 Juta Orang Tetap Ingin Mudik, Tujuan Tertinggi ke Jawa Tengah

Ilustrasi calon penumpang antre membeli tiket mudik di loket resmi di Terminal Bus Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (20/6/2017). Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub) menyebut ada belasan juta orang akan tetap melaksanakan mudik meski telah dilarang.

Kebijakan pelarangan mudik dilakukan pemerintah mulai 6-17 Mei 2021, dengan alasan kasus Covid-19 di tanah air belum selesai.

Juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan provinsi Jawa Tengah menjadi tujuan mudik tertinggi. Daerah lain yang menjadi tujuan mudik tertinggi ialah provinsi Jawa Barat (non-Jabodetabek) dan Jawa Timur.

“Sekali lagi untuk menekankan pentingnya pengendalian, karena masih ada 7 persen dari anggota masyarakat kita yang akan melakukan mudik di masa pelarangan mudik itu jumlahnya sekitar 18,9 juta orang,” kata juru bicara Kemenhub Adita Irawati dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional secara virtual, Minggu (2/5/2021).

Juru bicara Kemenhub Adita Irawati meminta pemerintah provinsi tujuan mudik segera mengantisipasi pemudik yang akan datang ke daerahnya. Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari lonjakan kasus penularan virus korona sebelum dan sesudah Lebaran 2021.

Selain itu, kata Adita, berdasarkan survei Kemenhub sebagian masyarakat juga masih akan melakukan mudik sebelum 6 Mei 2021.

“Jumlahnya cukup tinggi, dan kalau kita lihat itu kebanyakan alasannya adalah karena keluarga atau anak dan istrinya ada di kampung sehingga mereka tetap bersikeras untuk mudik,” kata Adita.

Karena itu, pemerintah sudah mengeluarkan Adendum Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 yang mengatur pengetatan persyaratan perjalanan yang berlaku sebelum dan sesudah masa peniadaan mudik. Yakni mulai H-14 atau 22 April-5 Mei 2021 dan pada H+7, yaitu 18-24 Mei 2021.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Melimpah Limbah Medis

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11