Berharap Pandemi Covid-19 Segera Usai, Jokowi Minta Rakyat Berdoa Bersama

"Kepanikan adalah separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat dan kesabaran adalah titik tolak kesembuhan,"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 14 Mei 2020 14:27 WIB

Author

Resky Novianto

Berharap Pandemi Covid-19 Segera Usai, Jokowi Minta Rakyat Berdoa Bersama

Doa Kebangsaan di istana Merdeka, Kamis (14/04).

KBR, Jakarta-  Presiden Joko Widodo meminta seluruh rakyat Indonesia, untuk senantiasa berikhtiar dan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar pandemi Covid-19 segera berakhir di tanah air dan seluruh penjuru dunia. Jokowi menyampaikan seruan tersebut, saat membuka acara doa bersama bertajuk "Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan" yang dilangsungkan secara daring, dengan melibatkan para tokoh agama, alim ulama, seluruh rakyar Indonesia.

"Selain berikhtiar dengan berbagai usaha lahiriyah kita juga wajib melakukan ikhtiar batiniah dengan tidak henti-hentinya memanjatkan doa memohon Pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, agar rakyat, agar bangsa dan negara kita juga dunia segera terbebas dari pandemi ini. Agar kita semuanya diringankan, disingkirkan dari segala musibah," ujar Jokowi saat membuka Acara Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan secara daring di Kanal Youtube Setpres RI, Kamis (14/5/2020).

Jokowi mengatakan, seluruh elemen bangsa, diharap bersabar dalam menerima musibah pandemi Covid-19 dengan lapang dada. Kata dia, seluruh usaha memerlukan doa, agar diberikan kekuatan selamat dan dapat melewati ujian yang diberikan oleh Sang Pencipta.

"Marilah kita hadapi cobaan ini dengan tenang dan sabar. Kepanikan adalah separuh penyakit, ketenangan adalah separuh obat dan kesabaran adalah titik tolak kesembuhan," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, tindakan bahu-membahu sesama masyarakat dari berbagai lapisan, yang ikut membantu bergerak memberikan pertolongan, menjadi teladan yang baik. Jokowi berkata, solidaritas sosial dan kepedulian yang tumbuh menjadi kekuatan bangsa Indonesia agar tetap kuat dalam kondisi saat ini.

"Di mana-mana antar tetangga saling menjaga, antar kampung saling membantu, antar anak bangsa dari berbagai suku, berbagai agama maupun berbagai kelompok bergerak bersama-sama menjadi relawan untuk saling berbagi kebahagiaan kebaikan untuk saling berbagi kepedulian," tutur Jokowi.

"Terakhir saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menghilangkan rasa cemas, menjauhkan diri dari ketakutan yang berlebihan hidupkan optimisme bangkitkan empati, tumbuhkan solidaritas sosial dan inilah waktu bagi kita untuk melihat sekeliling untuk membantu saudara-saudara kita," tambahnya.

Wabah virus korona atau Covid-19 saat ini telah menyebar cepat dan lebih dari 213 negara dan hampir 4,4 juta orang di seluruh dunia terinfeksi. Indonesia menjadi negara dengan penambahan kasus tertinggi kedua di Asia Tenggara, di bawah Singapura.

Data terakhir pada Rabu (13/05) petang, jumlah kasus di Indonesia tercatat 15.438. Dari jumlah itu sebanyak 3.287 sembuh, dan 1.028 meninggal.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Eazy Passport, Solusi Ditjen Imigrasi di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17