Sebulan Jadi Presiden DK PBB, Pemerintah Klaim Panen Pujian

Pemerintah Indonesia mengklaim mendapat banyak pujian saat menjabat Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), sepanjang Mei 2019.

BERITA | NASIONAL

Senin, 27 Mei 2019 19:23 WIB

Author

Dian Kurniati

Sebulan Jadi Presiden DK PBB, Pemerintah Klaim Panen Pujian

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi saat memimpin briefing Dewan Keamanan PBB mengenai Timur Tengah di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Rabu (22/5/2019). (Foto: ANTARA/ Kemenlu)

KBR, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengklaim menuai banyak pujian saat menjabat Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), sepanjang Mei 2019.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pujian ditujukan terutama ketika Indonesia memimpin sidang tentang perdamaian di Timur Tengah. Termasuk Palestina, di New York, Amerika Serikat.

Retno meyakini, Indonesia punya andil besar dalam mendorong PBB menciptakan perdamaian di Palestina. 

"Pertemuan pertama adalah pertemuan yang membahas mengenai isu Timur Tengah, termasuk Palestina. Sejauh ini, presidensi Indonesia banyak sekali diapresiasi oleh negara anggota PBB. Dan sebelum yang sekarang, saya juga memimpin dua pertemuan lainnya," kata Retno di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (27/5/2019).

Retno menambahkan, ada beberapa hal penting di Palestina yang harus menjadi perhatian PBB. Salah satunya, isu pelanggaran HAM warga sipil akibat konflik di sana.

Selain itu Retno juga menyoroti peran PBB yang dinilai belum signifikan membantu masyarakat Palestina dari segi ekonomi. Kemudian, ia pun menyuarakan agar PBB kembali mengadakan perundingan dan menjadi pihak yang independen untuk menyelesaikan konflik di Palestina.

Menurut Retno, PBB mampu berperan besar mendorong perdamaian di Palestina. Asalkan, langkah konkret itu segera dimulai.

Selain itu, PBB juga harus memastikan perdamaian di negara-negara lain di kawasan Timur Tengah. Ini lantaran konflik di sana bisa mempengaruhi keamanan dunia.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18