Gunung Sinabung Erupsi, Empat Kecamatan Dihujani Abu Vulkanik

"Sekarang sudah koordinasi dengan Damkar untuk menyiram jalan di tempat fasilitas umum yang terpapar. "

NASIONAL

Selasa, 07 Mei 2019 12:11 WIB

Author

Anugrah Andriansyah

Gunung Sinabung Erupsi, Empat Kecamatan Dihujani Abu Vulkanik

Erupsi gunung Sinabung pada 2018. (Foto: Antara)

KBR, Medan- Gunung api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) kembali erupsi, Selasa (7/5) pada pukul 06.41 WIB. Erupsi kali ini gunung Sinabung melontakan abu vulkanik setinggi 2 kilometer dan tidak disertai guguran awan panas dengan sebaran abu ke arah tenggara timur. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Martin Sitepu mengatakan ada empat wilayah yang terpapar abu vulkanik  seperti Kabanjahe, Berastagi, Sumbul, dan Simpang Empat. Saat ini BPBD dan petugas dari pemadam kebakaran (Damkar) telah berkoordinasi untuk membersihkan fasilitas umum yang dihujani abu vulkanik.

"Kalau terjadi erupsi memang kami pantau. Sekarang sudah koordinasi dengan Damkar untuk menyiram jalan di tempat fasilitas umum yang terpapar. Lalu, BPBD, dan Dinas Kesehatan Karo membagikan masker," ucap Martin kepada KBR, Selasa (7/5/2019). 

BPBD Karo memastikan secara resmi sudah tidak ada masyarakat yang berada di zona merah gunung Sinabung. Kendati demikian, BPBD Karo tak menampik jika masih ada masyarakat yang nekat masuk ke dalam zona merah gunung Sinabung. Untuk itu masyarakat diimbau agar tidak masuk zona merah gunung Sinabung. 

"Kalau secara resmi sudah pasti tidak, karena semua zona merah sudah direlokasi dan diungsikan tapi memang secara sembunyi-sembunyi mungkin ada. Tapi jarak di atas 5 kilometer," jelas Martin. 

Erupsi gunung Sinabung hari ini adalah yang pertama sejak 22 Juni 2018. Saat ini status gunung Sinabung masih berada di level IV atau status awas. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Bagaimana Kinerja KPK Setelah Komisioner Kembalikan Mandat?

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10