Deklarasikan Kemenangan, Jokowi Janjikan Kemakmuran Rakyat

"Kepercayaan dan amanah rakyat tersebut akan kami wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 21 Mei 2019 14:07 WIB

Author

Dian Kurniati

Deklarasikan Kemenangan, Jokowi Janjikan Kemakmuran Rakyat

Capres petahana Joko Widodo dan cawapres Ma'ruf Amin menyapa warga usai menyampaikan pidato kemenangannya di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Calon Presiden petahana Joko Widodo dan calon wakil presiden Maruf Amin mendeklarasikan kemenangan dari Pilpres 2019 di Kampung Deret, Johor Baru, Jakarta Pusat. Deklarasi tersebut Jokowi lakukan setelah KPU mengumumkan hasil rekapitulasi nasional, dini hari tadi.

Pada deklarasi tersebut, Jokowi berterima kasih pada masyarakat yang telah memilihnya pada Pilpres, April lalu. Jokowi pun menjanjikan kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia, setelah dilantik Oktober mendatang.

"Kepercayaan dan amanah rakyat tersebut akan kami wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata untuk seluruh golongan dan seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok tanah air Indonesia. Setelah dilantik di bulan Oktober nanti, kami adalah presiden dan wakil presiden seluruh rakyat Indonesia, kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100 persen rakyat Indonesia," kata Jokowi di Kampung Deret Johor Baru, Selasa (21/05/2019).

Jokowi berjanji akan bekerja keras mewujudkan keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia. Ia pun mengajak masyarakat kembali berdamai dan bersatu, untuk ikut membangun negara.

Kunjungan Jokowi ke Kampung Deret Johor Baru tersebut tergolong mendadak. Di sana, ia berdialog dengan warga sekitar satu jam.

Hasil rekapitulasi nasional yang diumumkan KPU dini hari tadi, Jokowi-Maruf memperoleh suara 55,50 persen, sedangkan pasangan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno memperoleh 44,50 persen suara.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme