BPN Tarik Saksi, KPU:Tak Masalah

"Kalau saksi tidak datang (rapat) plenonya jalan terus. Tidak ada masalah," ujar Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik kepada KBR di Jakarta (15/5).

NASIONAL

Kamis, 16 Mei 2019 10:02 WIB

Author

Farid Hidayat

BPN Tarik Saksi, KPU:Tak Masalah

Evi Novida Ginting Manik (tiga dari kiri) saat mengikuti rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional di KPU RI, pada (12/5). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menganggap "enteng" ancaman Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang akan menarik para saksi dari proses rekapitulasi dan penghitungan suara nasional.

Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik menegaskan, penarikan para saksi dari BPN, tidak akan mempengaruhi hasil rapat rekapitulasi suara nasional. 

"Saksi ini kan bisa datang, kita kan mengundang, ini kan forum terbuka, kalau saksi tidak datang (rapat) plenonya jalan terus. Tidak ada masalah. Ya, hasil akhir itu kan menjadi tanggung jawab bagi kami, untuk menyelesaikan dan menetapkannya," kata Anggota KPU RI, Evi Novida Ginting Manik di Kantor KPU RI, Rabu (15/5).

Baca: Masih Hadir di Penghitungan Suara, BPN Batal Tarik Saksi?

Ketidakhadiran para saksi pada proses rekapitulasi suara nasional, kata Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik, tidak akan mempengaruhi hasil akhir. Karena, ada atau tidaknya saksi, maka rapat pleno dan rekapitulasi penghitungan suara nasional akan tetap sah. 

"Apalagi ditambah kehadiran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang mengawasi setiap tahapan Pemilu," ujar bekas anggota KPU Sumatera Utara itu.

Sebelumnya Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso menyatakan menarik para saksi penghitungan suara Pemilu 2019 yang ada di KPU pusat hingga kabupaten/kota. Priyo mengatakan itu seusai simposium nasional tentang "Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019" di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Kata dia, penarikan dilakukan hari itu juga. Penarikan  dilakukan oleh terhadap semua saksi baik di KPU pusat, provinsi, dan kabupaten/kota yang masih melakukan penghitungan suara.

Editor: Fadli Gaper 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mendikbud Nadiem Makarim Diminta Perbaiki Mental dan Moralitas