4 Tokoh Jadi Target Pembunuhan, Tito: ada Pejabat lain

“Mereka menyampaikan nama satu adalah betul pak Wiranto, lalu ada pak Luhut Menkomaritim, "

NASIONAL

Rabu, 29 Mei 2019 08:04 WIB

Author

Dwi Reinjani

4 Tokoh Jadi Target Pembunuhan, Tito: ada Pejabat lain

Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya Ade Ary Syam menunjukkan bukti senjata api dan rompi antipeluru di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (27/5/2019). (Foto: Antara)

KBR,Jakarta- Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Tito Karnavian membenarkan Wiranto dan Luhut jadi target pembunuhan. Menurut Tito ancaman pembunuhan tersebut sudah santer sejak bulan lalu terhadap 5 orang tokoh politik, bahkan beberapa pelaku ancaman pembunuhan tersebut telah ditangkap.

Kata Tito,  ancaman pembunuhan  juga ditujukan pada pejabat lain

“Mereka menyampaikan nama satu adalah betul pak Wiranto, lalu ada pak Luhut Menkomaritim, nah yang ketiga itu adalah pak KaBIN, yang keempat adalah pak Gories Mere. Yang kelima ini adalah salah satu pimpinan lembaga survei saya tidak mau sebutkan. Yang jelas kami selalu, sejak awal begitu ada informasi selalu memberikan pengamanan dan pengawalan kepada yang bersangkutan,” ujar Tito  kepada wartawan, Selasa (28/05/2019).

Menurut Tito, nama-nama tokoh itu didapat dari keterangan para pelaku atau eksekutor yang sudah ditangkap kepolisian. Kata dia,  Tito   semua pelaku sudah tertangkap dan polisi sudah mengetahui rencana pembunuhannya dan senjata yang digunakan untuk melakukan aksi pembunuhan tersebut.

Tito mengatakan  kepolisian masih memperluas penyelidikan untuk mengetahui dalang dibalik ancaman pembunuhan tersebut.

Sementara itu, Menkopolhukam Wiranto mengatakan ancaman tersebut dimaksudkan untuk memberi rasa takut dan mematikan langkah para pejabat yang dianggap memiliki peran penting dalam strategi melindungi negara dan pemimpin negara. Kata dia, ancaman itu tidak berhasil, lantaran kepolisian dan TNI lebih sigap melindungi para target  pembunuhan.

Sebelumnya pada Senin (27/05) kepolisian mengungkapkan 6 tersangka baru kerusuhan tanggal 21 dan 22 Mei. Juru bicara Polri Mohammad Iqbal mengatakan para tersangka sudah menyiapkan pembunuhan sejumlah tokoh sejak Oktober tahun lalu.

Iqbal menegaskan ini adalah tersangka baru dari kelompok yang berbeda dari sebelumnya.

"Fakta hukumnya beda, tersangkanya beda dan senpinya pun beda. Itu sudah dua kelompok yang sudah teridentifikasi. Bisa saja kelompok-kelompok teroris yang sudah juga kami tangkap, beberapa hari sebelum 21, 22," kata  Iqbal di kantor Kemenkopolhukam.

Mohammad Iqbal menyebutkan HK, AZ, IR, TJ, AD, AF sebagai tersangka kerusuhan terkait aksi   21 dan 22 Mei. Polisi menyita senjata laras panjang dan pendek, serta rompi antipeluru bertuliskan polisi dari para tersangka.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Perlindungan Hukum untuk Para Pembela HAM Masih Lemah