Sineas Tolak Gagasan Pemutaran Film G30S/PKI ke Siswa Sekolah

"Film itu memperlihatkan kekerasan, banyak sekali yang tidak baik, yang menstigma dan itu membekas ke semua penonton. Tidak baik untuk anak sekolah," kata sineas dari Forum Lenteng, Hafiz Rancajale.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 13 Mei 2016 14:44 WIB

Author

Agus Lukman

Sineas Tolak Gagasan Pemutaran Film G30S/PKI ke Siswa Sekolah

Acara nonton bareng film G30S di Kabupaten Gresik Jawa Timur, September 2015. (Foto: gresikkab.go.id)

KBR, Jakarta - Rencana Komite Intelijen Pusat (Kominpus) untuk mengupayakan pemutaran ulang film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI mendapat kritik dari kalangan pekerja film.

Salah seorang sineas film dokumenter, Hafiz Rancajale mengatakan film itu sangat tidak baik bagi anak-anak sekolah. Film itu bisa menimbulkan trauma dan ketakutan mendalam, terutama karena memperlihatkan kekejaman dari pihak yang disebut Partai Komunis Indonesia PKI.

Hafiz yang juga kurator film di Forum Lenteng mengatakan akurasi dari film itu sangat diragukan karena merupakan versi sejarah tunggal dari pemerintah.

"Saya sangat-sangat tidak setuju film itu diputar di sekolah, untuk usia sekolah. Kalau mau diputar untuk 18 tahun ke atas nggak apa-apa. Karena film itu memperlihatkan kekerasan, banyak sekali yang tidak baik, yang menstigma dan itu membekas ke semua penonton," kata Hafiz kepada KBR, Jumat (13/5/2016).

"Perspektif utama film itu adalah bagaimana komunisme itu mengajarkan kekerasan, bahwa nggak ada perikemanusiaannya dan sebagainya. Bahwa Gerwani jalang dan sebagainya, menyayat-nyayat para jenderal. Itu nggak baik. Faktanya, dari forensik otopsi pada tujuh jenderal itu nggak ada sayatan-sayatan itu," lanjut Hafiz.

Sineas dokumenter dari Forum Lenteng, Hafiz Rancajale mengatakan film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI karya Arifin C Noer itu merupakan bentuk propaganda subyektif pemerintah atau TNI untuk melawan komunisme. Padahal, semestinya pemerintah atau negara menyuguhkan informasi yang benar tentang sejarah kepada generasi muda.

Sebelumnya, Komite Intelijen Pusat pekan ini dikabarkan menggelar konsolidasi dengan Komite Intelijen Daerah. Salah satu kesimpulan rapat adalah akan mengirim surat resmi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI karya Arifin C Noer diputar lagi untuk siswa sekolah.



Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11