covid-19

Ke Rusia dan Korsel, Jokowi Kantongi 21 Miliar Dolar untuk Kesepakatan Bisnis dan Investas

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, di Rusia, diperoleh komitmen investasi untuk pembangunan kilang Migas senilai 13 miliar Dolar Amerika.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 21 Mei 2016 16:36 WIB

Ke Rusia dan Korsel, Jokowi Kantongi 21 Miliar Dolar untuk Kesepakatan Bisnis dan Investas

Presiden RI Joko Widodo didampingi Menko Perekonomian RI Darmin Nasution, Menlu RI Retno Marsudi, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani (kiri) foto bersama usai mengunjungi CJ Creative Center

KBR, Jakarta - Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia dan Korsel menghasilkan kesepakatan bisnis dan investasi senilai 21 miliar Dolar Amerika. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, di Rusia, diperoleh komitmen investasi untuk pembangunan kilang Migas senilai 13 miliar Dolar Amerika. Selain itu, kata dia, pertemuan dengan Presiden Putin menghasilkan lima kesepakatan kerja sama.

"Salah satu komitmen, di bidang investasi adalah pembangunan kilang minyak senilai 13 milyar USD dan setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Putin, telah ditandatangani 5 kesepakatan kerjasama yaitu di bidang pertahanan, iuu fishing, arsip nasional, kebudayaan, dan arsip kementerian luar negeri" kata Retno di Halim Perdanakusuma, Sabtu (21/5).

Retno Marsudi menambahkan, di Korea Selatan, melalui sebuah forum yang dihadiri 500 pengusaha Korsel, disepakati bisnis sebesar 18 miliar Dolar Amerika. Kata dia, pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden menyepakati tujuh kerja sama.

"Setelah pertemuan dengan Presiden Park, tujuh kesepakatan kerja sama ditandatangani, yaitu meliputi bidang industri maritim, industri kreatif, olah raga, geospasial, kawasan ekonomi khusus (KEK), restorasi lahan gambut dan pemberantasan korupsi," terang Retno.


Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Fasilitas Jalan Aman di Indonesia

Menyorot Klaster Covid-19 pada Pembelajaran Tatap Muka

Kabar Baru Jam 10