Bareskrim Polri Incar Spekulan Sembako

Presiden ingin mengubah anggapan harga naik jelang puasa adalah hal yang biasa.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 31 Mei 2016 11:57 WIB

Author

Gilang Ramadhan, Ade Irmansyah

Bareskrim Polri Incar Spekulan Sembako

Petugas Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berdialog dengan pedagang saat melakukan sidak di pasar Terong, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (17/5). Sidak untuk mengantisipasi lonjakan harga jel

KBR, Jakarta- Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Ari Dono Sukmanto mengatakan, pihaknya akan menindak tegas para spekulan yang membuat harga sembako melambung tinggi menjelang bulan puasa dan lebaran.

"Tentunya kita sudah dekat hari raya, para spekulan lah sasaran kita. Spekulan-spekulan sembako nakal akan kita sasar nanti," kata Ari Dono usai dilantik sebagai Kabareskrim di Rupatama Mabes Polri, Selasa (31/05/16).

Menurut Ari Dono, masih banyak pihak yang mengambil untung dari kelangkaan barang dan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa dan lebaran. Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar harga kebutuhan pokok dapat terkendali.

"Kita akan berkoordinasi dengan Kementrian Perdagangan dan jajarannya. Saat kita menemukan bukti asti kita tindak tegas," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, dan Menteri BUMN menstabilkan harga pangan strategis menghadapi bulan puasa dan Lebaran 2016.

Mengutip Presiden, Menteri Sekertaris Kabinet, Pramono Anung mengatakan Presiden ingin mengubah anggapan harga naik jelang puasa adalah hal yang biasa.

"Presiden sudah berulang kali memberikan instruksi kepada Mentan, Mendag, Menteri BUMN untuk beberapa komoditas utama itu harganya harus turun, bukan lagi stabil. Karena harganya sudah berubah tinggi, maka harus diturunkan," ujarnya kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta.

Sebagai contoh kata dia, Presiden menginginkan harga daging di pasaran di pasaran harganya turun menjadi Rp80 ribu dari Rp120 ribu hingga Rp130 ribu per kilo gram saat ini. 

" Demikian juga harga gula yang di beberapa daerah sudah? Rp15ribu, itu harus bisa turun seperti yang diintruksikan Presiden. Maka komoditas yang diperlukan pada saat puasa dan lebaran seperti gula, beras, bawang merah-putih, daging ayam maupun sapi ini harus turun," ujarnya.

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Akibat Pandemi, Angka Kehamilan dan Pernikahan di Jepang Turun

Survive Corona ala Gue

Bias Kognitif Dalam Masyarakat Saat Pandemi

Eps4. Berhitung Plastik pada Kopi Senja

Seribu Jalan Penolak Undang-undang Cipta Kerja