Impor Beras Pilihan Terakhir

Gobel mengatakan, saat ini kementeriannya masih memastikan stok beras di pasaran maupun di Bulog.

BERITA | NASIONAL | NASIONAL

Selasa, 12 Mei 2015 14:14 WIB

Author

Ninik Yuniati

Beras Bulog Aceh dari Vietnam. Foto: KBR/Erwin Jalaludin

Beras Bulog Aceh dari Vietnam. Foto: KBR/Erwin Jalaludin

KBR, Jakarta- Menteri Perdagangan Rahmat Gobel kembali menegaskan impor beras merupakan pilihan terakhir, meski presiden tak menyetujuinya. Gobel mengatakan, saat ini kementeriannya masih memastikan stok beras di pasaran maupun di Bulog. Ia mengaku informasi sementara dari menteri pertanian, stok beras masih cukup.

"Kebijakan impor beras kan yang terakhir. (Pak Jokowi tidak setuju?) Kebijakan impor beras itu adalah kebijakan, keputusan yang terakhir, tentu kita akan melihat, saya juga akan berkoordinasi dengan menteri pertanian, untuk kesediaan stok, beras di pasar, maupun juga dengan kerja sama dengan bulog, persediaan stok beras itu sendiri," kata Rahmat Gobel di peringatan Hari Konsumen Nasional, di Monas, Selasa (12/5/2015).

Menteri Perdagangan Rahmat Gobel menambahkan, sore ini kementerian terkait akan bertemu di Kementerian Perekonomian terkait ketersediaan pangan, termasuk memastikan stok beras. Sementara untuk daging sapi, kementerian perdagangan memastikan melakukan impor guna menstabilkan harga jelang bulan bulan Ramadhan.

"Saya kira kalau untuk sapi bisa diputuskan. Mudah-mudahan itu bisa menjaga stabilitas harga daging. Saya sudah bicara dengan asosiasinya untuk bagaimana menjelang bulan puasa dan lebaran," lanjut Rahmat.

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Narapidana Korupsi Bisa Menang di Pilkada 2020