Bagikan:

Faisal Basri: Pertamina Kesal Pada Pemerintah

“Pertalite tidak boleh, jadi mengurangi kerugian dengan apa? Dengan menambah keuntungan di Pertamax tapi bunuh diri."

BERITA | NASIONAL | NASIONAL

Jumat, 15 Mei 2015 13:00 WIB

Faisal Basri: Pertamina Kesal Pada Pemerintah

Bekas Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi, Faisal Basri. ANTARA FOTO

KBR, Jakarta - PT Pertamina dinilai sengaja menaikkan harga BBM nonsubsidi, Pertamax, lantaran kesal kepada pemerintah. Sebab menurut bekas Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi, Faisal Basri, pemerintah tak mengizinkan BBM jenis baru yakni Pertalite dijual bulan ini. Padahal menurut klaim PT Pertamina, Pertalite diluncurkan untuk mengurangi kerugian dari penjualan BBM jenis Premium.

“Pertalite tidak boleh, jadi mengurangi kerugian dengan apa? Dengan menambah keuntungan di Pertamax tapi bunuh diri. Kan berpotensi melanggar ketentuan margin 10 persen,” kata Bekas Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi, Faisal Basri kepada KBR, Kamis (14/5/2015).

Sebelumnya, PT Pertamina menunda rencana penaikan harga Pertamax pada dini hari tadi. Sementara itu izin penjualan Pertalite masih menunggu Dirjen Migas Kementerian ESDM. Harga BBM jenis Pertalite nantinya di atas Premium tetapi di bawah harga Pertamax. Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang memperkirakan harga Pertalite berada di kisaran Rp 8.000 hingga Rp 8.300.



Editor: Quinawaty Pasaribu
 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Upaya Pemerintah Mengatasi KLB Polio

Most Popular / Trending