Basuki Targetkan Pembayaran Ganti Rugi Waduk Jatigede pada 26 Juni

Menurut Menteri PU, Basuki Hadimuljono, anggaran ganti rugi itu sebesar Rp 740 miliar.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 27 Mei 2015 08:21 WIB

Author

Erric Permana

Basuki Targetkan Pembayaran Ganti Rugi Waduk Jatigede pada 26 Juni

Menteri PU-PR Basuki Hadimuljono. Foto: Antara

KBR, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pembayaran ganti rugi warga terdampak Waduk Jatigede, Sumedang dilakukan pada 26 Juni mendatang. Menurut Menteri PU, Basuki Hadimuljono, anggaran ganti rugi sebesar Rp 700 miliar lebih itu sudah masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), namun saat ini masih ditunda pencairannya atau dibintangi. Dia mengaku sudah bersurat kepada Menteri Keuangan, Bambang Brojonegoro agar segera mencairkan anggaran ganti rugi tersebut.

"Sudah ada Dipa tetapi masih di bintang (*). Untuk membuka itu perlu penjelasan-penjelasan. Kita sudah ada surat dari Gubernur ke saya, saya sudah bersurat ke Menteri Keuangan dan sudah membentuk tik registrasi, sosialisasi dan pembayaran. Kalau sudah dibuka bintangnya, kita langsung sosialisasi. Target saya 26 Juni sudah bisa bayar." kata Basuki (26/5/2015).

Sesuai Peraturan Presiden nomor 1 Tahun 2015 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Pembangunan Waduk Jatigede, desa yang akan terdampak pembangunan ini mencapai 28 desa. Adapun berdasarkan hasil verifikasi BPKP pada Juli 2014, jumlah kepala keluarga yang terdampak sebanyak 11.469 keluarga. Masing-masing kepala keluarga yang terkena dampak pembangunan Jatigede akan menerima uang ganti rugi bervariatif  dari Rp 29 juta hingga Rp 122 juta per kepala keluarga.


Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Cerdik Kelola THR

Kabar Baru Jam 8

Soal Kerumunan, Kegiatan Ibadah dan Ancaman Virus Covid-19 Varian Baru

Jihad itu Sebenarnya Apa Sih?