Bagikan:

Subsidi Pupuk Dicabut, Kelompok Tani Minta Pelatihan Pupuk Organik

Asosiasi Petani Indonesia (API) meminta pemerintah menyediakan anggaran untuk melatih petani memakai dan membuat pupuk organik.

NASIONAL

Jumat, 23 Mei 2014 14:18 WIB

Author

Rio Tuasikal

Subsidi Pupuk Dicabut, Kelompok Tani Minta Pelatihan Pupuk Organik

pupuk, subsidi, cabut

KBR, Jakarta- Asosiasi Petani Indonesia (API) meminta pemerintah menyediakan anggaran untuk melatih petani memakai dan membuat pupuk organik.

Permintaan itu diajukan menyusul rencana pencabutan subsidi pupuk kimia oleh pemerintah. Anggota API Muhammad Rivai mengatakan, pelatihan itu perlu diberikan agar petani tidak bergantung pada pupuk kimia yang terus disubsidi. Ia mengaku, siap membantu bila pemerintah ingin bekerjasama dalam pelatihan pembuatan pupuk organik.

"Pemerintah mau supaya petani beralih (memakai) pupuk organik, tapi petani tidak dibekali. Yang disubsidi adalah pabrik pupuk organik. Ini kan simalakama buat petani. Kalau mau mengalihkan petani supaya memakai pupuk organik, harus ada anggaran khusus untuk melatih dan mendidik petani, dan ada penelitian pupuk di level petani."

Anggota API Muhammad Rivai berharap, subsidi pupuk tidak dicabut dulu karena petani belum siap.

Pencabutan itu bisa berdampak pada naiknya harga pupuk hingga dua kali lipat. Karena, selain mahal, pupuk subsidi juga langka di sejumlah daerah.


Editor: Dimas Rizky

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Bokek Bikin Stres?

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8