Prabowo Subianto Janji Kabulkan 10 Tuntutan KSPI

KBR68H, Jakarta - Bakal Calon Presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto berjanji mengabulkan 10 tuntutan buruh yang diajukan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) jika terpilih sebagai presiden pada Juli mendatang.

NASIONAL

Kamis, 01 Mei 2014 22:57 WIB

Author

Sasmito

Prabowo Subianto Janji Kabulkan 10 Tuntutan KSPI

prabowo subiantor, kpsi, buruh, tuntutan, said iqbal

BR68H, Jakarta - Bakal Calon Presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto berjanji mengabulkan 10 tuntutan buruh yang diajukan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) jika terpilih sebagai presiden pada Juli mendatang.


Ia mengatakan, tuntutan yang disodorkan para pimpinan KSPI sudah dipelajari. Menurutnya, tuntutan tersebut sangat mungkin untuk dipenuhi jika nanti dirinya menjabat sebagai presiden.

"Saya didatangi oleh pemimpin-pemimpin kalian, oleh tokoh-tokoh kalian. Mereka minta saya terima tuntutan-tuntutan buruh. Dan saya baca dan lihat tuntutan-tuntutan ini adalah sah. Adalah pergerakan," ujar Prabowo di GBK (1/05).

Sebelumnya, ratusan ribu massa KSPI menggelar peringatan Hari Buruh Internasional di Gelora Bung Karno Jakarta. Salah satu agendanya yaitu penyampaian dukungan KSPI kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2014. Mereka beralasan hanya Prabowo yang bersedia menandatangani 10 tuntutan politik dari KSPI.

Kontrak politik yang disodorkan KSPI di antaranya tuntutan menaikkan upah minimum hingga 30 persen pada 2015, penghapusan outsourcing serta menuntut pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan Perlindungan Buruh Migran.


Editor: Quinawaty Pasaribu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8