Pengamat: Bus TransJakarta Buatan Swedia Jempol

KBR, Jakarta- Pengamat Transportasi menilai rencana Pemprov DKI Jakarta, yang bakal membeli bus buatan Swedia, sebagai langkah tepat untuk mengatasi keterbatasan sarana transportasi massal di Ibukota.

NASIONAL

Jumat, 09 Mei 2014 14:55 WIB

Author

Eli Kamilah

Pengamat: Bus TransJakarta Buatan Swedia Jempol

bus transjakarta, scania, dki jakarta, azas tigor, bus swedia

KBR, Jakarta- Pengamat Transportasi menilai rencana Pemprov DKI Jakarta, yang bakal membeli bus buatan Swedia, sebagai langkah tepat untuk mengatasi keterbatasan sarana transportasi massal di Ibukota.

Pengamat Transportasi Azas Tigor Nainggolan mengatakan kedatangan bus baru dari salah satu produsen bus terbesar di dunia itu, diyakini bakal mampu mendorong warga pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi umum, seperti bus Transjakarta. (Baca: Ahok: Bus Buatan Swedia Lebih Baik Ketimbang Buatan Cina)

"Saya seh melihatnya tidak ada masalah karena Swedia sudah punya pengalaman untuk membangun sebuah sistem armada yang berbasis jalan. Kita juga sudah punya pengalaman untuk menggunakan bus-bus dari Eropa. Tetapi yang terpenting juga bagaimana perawatannya," kata Azas kepada KBR, Jumat (9/4)

Pemprov DKI Jakarta menyebut bus buatan Swedia lebih berkualitas dibanding buatan Tiongkok yang digunakan oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) saat ini.

Dalam uji coba yang dilakukan, bus Scania lebih nyaman dan aman. Pemprov optimistis pengunaan bus tersebut bisa mengurangi insiden bus terbakar akibat kebocoran gas.

Editor: Rony Rahmatha

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17