Masih Bahas Cawapres, Gerindra Akan Daftar ke KPU Besok

KBR, Jakarta - Partai Gerindra bakal mendaftarkan calon presiden dan calon wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), besok.

NASIONAL

Minggu, 18 Mei 2014 13:45 WIB

Author

Quinawaty Pasaribu

Masih Bahas Cawapres, Gerindra Akan Daftar ke KPU Besok

gerindra, abdul haris, cawapres, prabowo subianto

KBR, Jakarta - Partai Gerindra bakal mendaftarkan calon presiden dan calon wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), besok. Wakil Sekjen Partai Gerindra, Abdul Harris Bobihoe mengatakan, hari ini pihaknya bersama tiga partai koalisi masih membahas calon pendamping Prabowo Subianto.


Pasalnya kata dia, dua partai koalisi yaitu Partai Keadilan Sejahtara (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih bersikeras mengajukan beberapa nama untuk menjadi cawapres. Semisal PPP mengusulkan nama Suryadharma Ali. (Baca: PKS: Koalisi Bakal Duduk Bersama Bahas Cawapres).


"Ya kita kan perlu bicara bersama-sama dengan mitra koalisi yang terbentuk. karena ini kan kepentingan bersama untuk bangsa ini jadi kita mesti duduk bersama. Artinya PKS dan PPP keberatan Hatta Rajasa jadi cawapres? Keberatan tidak, mau kita bicarakan bersama, agar tidak ada ganjalan lagi ke depan," ucap Abdul Haris kepada KBR (18/05).

Partai Gerindra bersama PKS, PPP dan Partai Amanat Nasional (PAN) sudah sepakat berkoalisi untuk Pemilu Presiden, Juli mendatang. Sebelumnya dalam Rakernas PAN, Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menyatakan sepakat menjadi pasangan capres dan cawapres.


Namun belakangan, dua partai koalisi lainnya yaitu PKS dan PPP keberatan dan mengajukan beberapa nama. PKS misalnya mengajukan tiga nama yakni Anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Anis Matta dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang juga kader PKS.


Editor: Quinawaty Pasaribu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)