Buruh Ancam Mogok Massal November Mendatang

Konfederasi Serikat Pekerja Indoensia (KSPI) mengajukan 10 tuntutan kepada pemerintah untuk mensejahterakan kaum buruh.

NASIONAL

Kamis, 01 Mei 2014 15:36 WIB

Author

Novaeny Wulandari

Buruh Ancam Mogok Massal November Mendatang

buruh, kspi, demo, tuntutan, mogok

KBR68H, Jakarta- Konfederasi Serikat Pekerja Indoensia (KSPI) mengajukan 10 tuntutan kepada pemerintah untuk mensejahterakan kaum buruh.

Tuntutan itu antara lain kenaikan upah sebesar 30% pada tahun 2015, dihapuskannya pekerja alih daya, uang pensiun bagi buruh formal, serta alokasi APBN untuk buruh berupa beasiswa dan transportasi gratis. Presiden KSPI Said Iqbal menegaskan, buruh mengancam mogok massal pada bulan November nanti jika 10 tuntutan tersebut tak dikabulkan pemerintah.

"Bilamana pemerintah lama dan pemerintah baru tidak mau mendengarkan dan menangkap aspirasi kaum buruh, guru honorer, dan tenaga honorer, bisa dipastikan ekskalasi gerakan akan lebih masif. Bahkan tidak menutup kemungkinan kita akan mengelar mogok nasional jilid ketiga, bilamana pemerintahan yang baru maupun pemerintahan yang lama tidak mau mendengarkan. Hari ini juga serempak aksi May Day di 20 provinsi," kata Said Iqbal di depan Istana Negara.

Hari ini, tepat 1 Mei seluruh pekerja merayakan hari buruh internasional. Lebih dari seratus ribu buruh menggelar aksi jalan kaki  dari Bundaran HI menuju Istana Negara. Aksi mereka berlanjut ke Stadion Gelora Bung Karno Senayan. Rencananya aksi ini akan dilangsungkan hingga pukul 17:00 WIB sore nanti.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8