Anggaran Kementan Dipotong, Target Swasembada Pangan Terganggu

KBR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pertanian Pertanian, Firman Soebagyo menolak rencana pemerintah memotong anggaran Kementerian Pertanian pada RAPBN-Perubahan 2014.

NASIONAL

Kamis, 29 Mei 2014 14:07 WIB

Author

Irvan Imamsyah

Anggaran Kementan Dipotong, Target Swasembada Pangan Terganggu

anggaran dipotong, swasembada pangan, DPR, kementerian pertanian, firman soebagyo

KBR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pertanian Pertanian, Firman Soebagyo menolak rencana pemerintah memotong anggaran Kementerian Pertanian pada RAPBN-Perubahan 2014. Alasannya karena pemotongan anggaran lebih dari Rp4 triliun itu akan mengganggu upaya pemerintah mengejar target swasembada pangan pada tahun ini.

Wakil Ketua Komisi Pertanian, Firman Soebagyo mengatakan, sebagian besar fraksi di Komisi IV menolak rencana pemotongan anggaran itu. Sikap komisi soal pemotongan anggaran ini akan disampaikan saat pemerintah membahas rencana pemotongan anggaran Kementerian Pertanian di Komisi Pertanian nanti.(Baca: Anggaran Sejumlah Lembaga dan Kemeterian Dipotong, Negara)

"Ketika anggaran kementerian pangan dikurangi, maka produksi pangan akan menurun. Kalau kita tetap melaksanakan program raskin, maka mau tidak mau kita harus impor. Nah ini berarti devisa lagi akan dikuras. Pemerintah SBY sadar tidak dengan masalah ini. Tentunya kita akan bahas. Sekarang belum dibahas di komisi teknis. Kalau komisi teknis saya akan katakan saya akan menolak. Karena saya mengatakan swasembada pangan lebih penting dari segala-galanya," jelas Firman saat dihubungi KBR (29/05).

Wakil Ketua Komisi Pertanian, Firman Soebagyo menambahkan, Indonesia akan kembali mengimpor beras, jika anggaran Kementerian Pertanian jadi dipangkas Rp4 triliun.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian memangkas anggarannya melalui mekanisme RAPBN-P 2014. Semula, alokasi anggaran untuk Kementan mencapai Rp15,4 triliun. Anggaran tersebut bakal dipangkas Rp4,42 triliun. Menteri Pertanian, Suswono berharap pemotongan anggaran tersebut tidak akan mengganggu produktifitas di sektor pertanian.

Pemangkasan anggaran belanja ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2014 tentang Langkah-Langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian atau Lembaga Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2014.

Sementara, tahun ini merupakan batas akhir pencapaian target swasembada pangan yang dicetuskan pemerintahan Susilo Bambang Yudhyono. Target swasembada pangan dipusatkan pada peningkatan produksi tanaman pangan seperti padi, kedelai dan jagung.

Editor: Rony Rahmatha

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Pemerintah Susun Rencana Vaksinasi Covid-19

Warga Syiah Sampang Anut Aswaja, Preseden Buruk Toleransi

Program Siswa Asuh Sebaya Bantu Pelajar Berstatus Ekonomi Kurang Mampu

Kabar Baru Jam 8