Anggaran Disunat, Seleksi Hakim Agung Distop

Komisi Yudisial memberhentikan sementara seleksi hakim agung, meski sudah masuk tahap akhir.

NASIONAL

Selasa, 27 Mei 2014 12:23 WIB

Author

Wiwik Ermawati

Anggaran Disunat, Seleksi Hakim Agung Distop

Hakim Agung, KY, Pemotongan Anggaran, Seleksi Hakim

KBR, Jakarta - Komisi Yudisial memberhentikan sementara seleksi hakim agung, meski sudah masuk tahap akhir. Wakil Ketua Komisi Yudisial, Imam Anshori mengatakan pemberhentian seleksi dilakukan akibat pemotongan  anggaran KY pada APBN 2014 hingga 22 persen. Proses seleksi hakim membutuhkan dana Rp 4 miliar lebih.

Menurut Imam Anshori, akibat pemotongan tersebut, anggaran KY hingga Desember hanya cukup untuk menutupi biaya operasional seperti pembayaran gaji pegawai saja.

"Itu kan sudah berjalan, tapi kalau dilanjutkan tidak cukup biayanya. Karena kita harus melakukan klarifikasi dan meninvestigasi kepada calon hakim agung, kemudian kita juga mengundang para pakar untuk menguji. Kemudian untuk perhelatannya itu cukup banyak, misalnya pasang iklannya dan lain-lain. Itu tidak akan jalan, karena itu kita hentuikan semua," kata Imam saat dihubungi KBR.

Wakil Ketua Komisi Yudisial Imam Anshori menambahkan, Komisi bakal meminta penjelasan pemerintah perihal pemotongan tersebut.

Pemerintah sebelumnya mengalokasikan anggaran untuk KY sebesar Rp 80 miliar lebih. Namun rencana pemotongan anggaran hingga mencapai 22 persen menyebabkan anggaran KY pada tahun ini tersisa Rp 60 miliar.

Pemotongan anggaran dilakukan pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2014. Inpres tersebut memangkas anggaran 86 kementerian/lembaga sebesar Rp100 triliun.(Baca: Kemenkeu Minta Kementerian-Lembaga Hemat Anggaran)

Editor: Sutami

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Tetap Aman dan Sehat Beraktivitas Saat Pandemi

Catatan Vaksin Mandiri

Wapres Bicara Vaksinasi untuk Lansia