90 Persen Ayam Potong di Retail Modern Tidak Sehat dan Tidak Halal

KBR, Jakarta - Himpunan Peternak Unggas Lokal (Himpuli) menyatakan sekitar 90 persen ayam potong dan produk unggas yang dijual di pasar retail modern tidak sehat dan tidak halal.

NASIONAL

Senin, 12 Mei 2014 20:30 WIB

Author

Yudi Rachman

90 Persen Ayam Potong di Retail Modern Tidak Sehat dan Tidak Halal

ayam, ekonomi, halal, MUI

KBR, Jakarta - Himpunan Peternak Unggas Lokal (Himpuli) menyatakan sekitar 90 persen ayam potong dan produk unggas yang dijual di pasar retail modern tidak sehat dan tidak halal.

Menurut Ketua Umum Himpuli, Ade M Zulkarnain,  hampir seluruh retail modern tidak mematuhi aturan pemotongan unggas yang diterbitkan Majelis Ulama Indonesia MUI. Selain itu, produk unggas yang dijual tidak melalui audit kesehatan, mulai dari peternakan hingga ke tangan konsumen.

"Ya jadi yang kami sampaikan itu hasil penelusuran Himpuli, Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia terhadap peredaran ayam lokal di retail modern baik di hypermarket dan supermarket yang terindikasi tidak memenuhi ketentuan halal dan sehat. Jadi ada dua, bukan hanya halal saja tetapi halal dan sehat. Ya, 90% peredaran ayam lokal di retail modern tidak memenuhi ketentuan halal dan sehat itu mengacu pada Undang-Undang No.18 tahun 2009 tentang pertenakan dan kesehatan hewan," ucap Ade M Zulkarnain ketika dihubungi KBR, Senin (12/5).

Ade M Zulkarnain mengimbau masyarakat memeriksa produk unggas yang dijual di pasar retail modern. Tujuannya, menghindari penyakit menular yang berasal dari unggas tidak sehat. Sebelumnya, Himpuli mendatangi MUI, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan agar menertibkan perdagangan unggas di retail modern.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Omnibus Law untuk Siapa?

Kabar Baru Jam 13

Mengimajinasikan Ibu Kota Baru yang Cerdas dan Berkelanjutan (Bagian 2)