PKS: Pemilu Tidak Ditentukan oleh Hasil dari Lembaga Survei

KBR68H, Jakarta

NASIONAL

Senin, 06 Mei 2013 14:27 WIB

Author

Doddy Rosadi

PKS: Pemilu Tidak Ditentukan oleh Hasil dari Lembaga Survei

PKS, pemilu 2014, lembaga survei, hidayat nur wahid

KBR68H, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera tidak pernah mempermasalahkan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei terkait suara partai itu yang terus menurun. Ketuka Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid mengatakan, hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga survei tidak menentukan hasil pemilihan umum. Karena itu, PKS akan menjadikan hasil dari lembaga survei sebagai bentuk motivasi untuk bisa mencapai target meraih posisi tiga besar di pemilu 2014.

“Pertama kami hafal dengan lembaga survei, kami tahu naik turunnya, kami tahu lika-likunya, dan bagi kami lembaga survei bukan hantu yang harus ditakuti tapi juga bukan tuhan yang menentukan segalanya. Karenanya bisa kita ambil sebagai motivasi agar kita jalan lebih baik lagi kalau surveinya rendah, kalau tinggi kita anggap sesuatu apresiasi lembaga survei kepada kita,”kata Hidayat dalam wawancara khusus dengan KBR68H, Tempo TV dan PortalKBR.com, akhir pekan lalu.

Hidayat menambahkan, kasus hukum yang menimpa bekas Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishaq telah memberikan dampak yang signifikan terhadap internal partai. Namun, PKS langsung berbenah dan melakukan konsolidasi ker seluruh lapisan. Hasilnya, kata Hidayat, pasangan yang diajukan PKS berhasil menang dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Dia menambahkan, pemilu Gubernur memang tidak bisa disamakan dengan pemilu nasional. Namun, hasil positif yang diraih PKS dalam dua pemilukada tersebut bisa dijadikan acuan untuk menghadapi pemilu 2014.

Hidayat juga optimistis PKS bisa mencapai posisi tiga besar pada pemilu tahun depan. Caranya antara lain dengan mengoptimalkan mesin politik partai.

“Di antara langkah yang utama adalah mengulangi dan melanjutkan langkah-langkah yang dulu sudah kami lakukan dan menghadirkan dalam konteks Jakarta menjadi pemenang di Jakarta tahun 2004. Salah satu yang kemudian menjadi tradisi kami adalah soliditas kader dan maksimal bekerjanya mesin politik partai. Kemudian kader-kader kami semakin dewasa, semakin menjadi tokoh di masyarakatnya, semakin menjadi duta bagi masyarakatnya. Mereka mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi langsung dan bisa dipercaya oleh masyarakat, komunikasi langsung ini insyaallah bisa jadi jawaban terhadap beragam fitnah, opini negatif,”tegasnya.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun