Panitia Olimpiade Fisika Tagih Janji SBY soal Beasiswa

Panitia Olimpiade Fisika tingkat Asia menagih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait pemberian beasiswa bagi pemenang Olimpiade Fisika tingkat Asia.

NASIONAL

Senin, 13 Mei 2013 08:28 WIB

Author

Quinawaty Pasaribu

Panitia Olimpiade Fisika Tagih Janji SBY soal Beasiswa

olimpiade fisika, SBY, beasiswa

KBR68H, Jakarta - Panitia Olimpiade Fisika tingkat Asia menagih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait pemberian beasiswa bagi pemenang Olimpiade Fisika tingkat Asia.

Ketua panitia, Hendra Kwee mengatakan, janji pemberian beasiswa itu sudah dilontarkan Presiden SBY pada 2008 lalu namun pelaksanaannya di lapangan tersendat. Ia menduga, ada pihak yang sengaja memangkas beasiswa tersebut sehingga para pemenang Olimpiade Fisika tingkat Asia itu tidak menerimanya.

“Cuma memang dalam implementasinya banyak Kendal teknis yang terjadi, kemarin ngobrol dengan pemenang mendali emas, dia cerita mekanisme pemberian beasiswa itu entah karena birokrasi lambat. Beasiswa yang emstinya turun pertama baru btuhun tahun kedua, yang tahun kedua baru turun tahun ketiga, yang tahun ketiga baru turun tahun keempat. Nah yang tahun keempat enggak pernah turun, bisa dikatakan korupsi satu tahun,” kata Hendra Kwee di program Sarapan Pagi KBR68H.

Dalam Olimpiade Fisika Asia yang ke-14 di Bogor, Jawa Barat kemarin, tim Indonesia menang mutlak dengan mengalahkan peserta dari 20 negara di kawasan Asia termasuk Cina, Australia, kemudian Hongkong dan India.

Himawan Wicaksono, fisikawan muda yg telah mengharumkan nama Indonesia sebagai absolute winner and the best experimental result di ajang Olimpiade Fisika Asia. Sementara Josephine Monica, meraih kategori best female participant. Tim merah-putih total meraih 2 emas, 2 perak, 2 perunggu di Olimpiade Fisika Asia.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10