korupsi Pengadaan Al Quran, Zulkarnaen Djabar Dituntut 12 Tahun

Terdakwa korupsi proyek di Kementerian Agama, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya dituntut 12 dan 9 tahun penjara dan denda 500juta dan 300 juta.

NASIONAL

Senin, 06 Mei 2013 23:08 WIB

Author

Indra Nasution

korupsi Pengadaan Al Quran, Zulkarnaen Djabar Dituntut 12 Tahun

korupsi al quran, zulkarnaen djabar, tuntutan

KBR68H, Jakarta - Terdakwa korupsi proyek di Kementerian Agama, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya dituntut 12 dan 9 tahun penjara dan denda 500juta dan 300 juta. Jaksa KPK, KMS Roni mengatakan, keduanya terbukti menerima hadiah untuk pemulusan proyek pengadaan laboratorium dan pengadaan Alquran di Kementerian Agama. Kata dia, yang memberatkan kedua terdakwa melakukan perbuatan tersebut disaat pemerintah sedang giat memberantas korupsi.

"Terdakwa satu dan dan terdakwa dua untuk membayar uang pengganti sebesar, 14,3 miliar dikurangi jumlah uang yang telah disita oleh penyidik KPK, apabila terdakwa tidak membayar dalam waktu satu bulan maka harta benda terdakwa dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang tersebut apabila tidak mencukupi maka akan di penjara masing-masing selama 3 tahun,” kata KMS Roni

Sementara itu, terdakwa Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya keberatan dengan tuntutan 12 dan 9 tahun penjara. Zulkarnaen Djabar mengatakan jaksa tidak sesuai dengan fakta persidangan. Untuk itu keduanya beserta tim pengacara akan mempersiapkan nota pembelaan yang akan dibacakan 2 pekan depan.

“Saya menyatakan saya orang awan hukum tetapi ada kejadian yang tidak lazim, seperrti ini saya bukan tetangkap tangan, dari mana dasarnya saya jadi tersangka, lebih-lebih dikaitkan bersama-sama dengan dendy, sementara saksi-saksi dari 19, 18 diperiksa setelah saya ditetapkan tersangka, dalam dakwaan 16 nama dimunculkan sebagai bukti, 15 diperiksa setalah saya tersangka,” kata Zulkarnaen usai sidang.

Sebelumnya, Jaksa KPK mendakwa Zulkarnaen dan Dendy melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berkelanjutan. Diantaranya menerima hadiah berupa uang Rp 14 miliar lebih dari pihak swasta. uanga itu  terkait proyek pengadaan laboratorium madrasah tsanawiyah tahun anggaran 2011, pengadaan Al Quran tahun anggaran 2011, serta pengadaan Al Quran tahun anggaran 2012 di Kementerian Agama.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8