FSGI Gugat Kurikulum 2013 ke MK

KBR68H, Jakarta - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) akan mengajukan gugatan hukum terhadap Kurikulum 2013 yang baru saja disetujui DPR ke Mahkamah Konstitusi (MK).

NASIONAL

Selasa, 28 Mei 2013 08:05 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

FSGI Gugat Kurikulum 2013 ke MK

FSGI, kurikulum 2013, digugat, Mahkamah Konstitusi

KBR68H, Jakarta - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) akan mengajukan gugatan hukum terhadap Kurikulum 2013 yang baru saja disetujui DPR ke Mahkamah Konstitusi (MK). Presidium FSGI, Guntur Ismail mengatakan, pihaknya sedang berkonsultasi dengan ahli hukum dan pendidikan. Dia mengklaim sudah mendapat dukungan dari dua bekas ketua MK yaitu Jimly Assidiq dan Mahfud MD. Kata dia, Jimly bersedia menjadi saksi ahli dari FSGI.

Kami akan ajukan. Tanggal 6 (juni) kami akan rapat kemudian setelah itu kami akan diskusi publik dan setelah diskusi publik akan dipersiapkan petikan tuntutannya. kami akan bekerjasama dengan LBH Jakarta," kata Guntur saat dihubungi KBR68H.

Presidium FSGI, Guntur Ismail menambahkan, dirinya tidak kaget dengan keputusan DPR sebab kebanyakan fraksi di Komisi Pendidikan pro terhadap pemerintah. Kata Guntur, DPR juga hanya menyoroti sisi anggaran tanpa memperhatikan substansi Kurikulum 2013 yang amburadul.

Sebelumnya DPR menyetujui draft kurikulum 2013 yang diajukan Kemendikbud. FSGI menilai draft tersebut harusnya dijadikan kurikulum percobaan dan diterapkan di semua sekolah. Namun pemerintah hanya akan menerapkannya di sekolah eks RSBI atau sekolah yang berakreditasi A.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri