Bagikan:

Puan Minta Hentikan Usulan Penundaan Pemilu 2024, PKB?

Puan menegaskan pemilu akan tetap dilaksanakan pada 14 Februari 2024 sesuai kesepakatan DPR, pemerintah, KPU dan Bawaslu.

NASIONAL

Selasa, 19 Apr 2022 16:52 WIB

Author

Heru Haetami

Puan Minta Hentikan Usulan Penundaan Pemilu 2024, PKB?

Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar. Foto: KBR/Frans Mokalu

KBR, Jakarta- Ketua DPR Puan Maharani meminta semua pihak berhenti membicarakan usulan penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode.

Puan menegaskan pemilu akan tetap dilaksanakan pada 14 Februari 2024 sesuai kesepakatan DPR, pemerintah, KPU dan Bawaslu.

"Saya rasa polemik terkait apakah ditunda atau tidak ditunda dan sebagainya kita sudahi saja. Jadi, ya, kita tidak usah berbicara lagi tentang hal itu, tapi bagaimana kemudian sekarang ini kita mulai proses tahapan pemilu," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, (19/4/2022).

Puan menambahkan, para penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah menggelar rapat dengan DPR. Menurutnya, dengan dimulainya pembahasan, proses tahapan pemilu juga sudah berjalan.

"Kan, KPU-Bawaslu juga sudah dilantik yang baru dan juga sudah mulai melaksanakan rapat-rapat di DPR sesuai mekanismenya, untuk melaksanakan tahapan-tahapan yang ada," kata Puan.

Ketum PKB Tetap Usulkan Penundaan Pemilu

Sebelumnya, usulan menunda Pemilu 2024 dan memperpanjang jabatan presiden disampaikan sejumlah politikus dan pejabat pemerintahan. Salah satunya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang hingga saat ini belum menarik keinginannya menunda pesta demokrasi.

Teranyar, wakil ketua DPR itu menyebut usulan tunda Pemilu untuk menolong rakyat dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Menurutnya, masyarakat merasa kurang terhadap kerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf lantaran digempur pandemi COVID-19.

"Saya itu usul (penundaan Pemilu 2024) dalam rangka menolong Kiai Ma'ruf Amin, dalam rangka menolong rakyat. Kenapa menolong Kiai Ma'ruf? karena supaya nanti kalau di akhirat ditanya kurang ini kurang itu. Mesti alasannya karena dua tahun pandemi enggak bisa apa-apa," dalih Muhaimin dalam acara Harlah ke-62 PMII, Senin, (18/4/2022).

Ia menambahkan, "Untuk rakyat juga ngomongnya begini, kurang ini kurang itu, pemerintah kurang ini kurang itu, itu kan ada pandemi 2 tahun. 2 tahun stuck enggak ngapa-ngapain," ujarnya.

Baca juga:

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7