Bagikan:

Presidensi G20, Tito Sentil Kepala Daerah yang Buruk Kelola Sampah

"Kita datang ke daerah ke kota-kota yang sampahnya bertebaran seperti autopilot, tidak ada yang membersihkan."

NASIONAL

Senin, 18 Apr 2022 10:53 WIB

limbah masker

Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur Bali Wayan Koster aksi #GILAsSAMPAH di Pantai Jerman, Badung, Bali, Minggu (17/4/22). (Antara/Nyoman Hendra)

KBR, Jakarta- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyentil kepala daerah yang buruk mengelola dalam sampah. Tito menyebut, ada beberapa daerah yang sampahnya justru berserakan di mana-mana. Namun dia enggan menyebut daerah yang dimaksud.

Dia meminta semua kepala daerah memperbaiki tata kelola sampah. Apalagi Indonesia kini menjadi Presidensi G20 yang mengusung tema iklim dan lingkungan.

"Kita harapkan seluruh kepala daerah yang sudah melaksanakan syukur, yang belum (harus) belajar. Saya sudah muter ke seluruh provinsi sudah, kalau kabupaten/kota mungkin lebih dari separuhnya. Banyak daerah yang sudah mengelola sampah baik, tapi tidak sedikit juga kita datang ke daerah ke kota-kota yang sampahnya bertebaran seperti autopilot, tidak ada yang membersihkan. Nah kita tahu bahwa membersihkan sampah bukan hanya untuk G20, membersihkan sampah ini harus berkelanjutan," kata Tito dalam acara Gerakan Inovasi Langsung Tuntaskan Sampah (aksi #GILAsSAMPAH) di Kabupaten Badung, Bali, Minggu (17/4/2022).

Mendagri Tito Karnavian menambahkan, pengelolaan sampah yang baik bertujuan untuk menjaga lingkungan. Sebab menurutnya, ada beberapa daerah mengalami bencana lingkungan akibat air limbahnya tercemar industri.

Baca juga:


Kata Tito, kebersihan dan baiknya tata kelola sampah menjadi cerminan pemerintahan suatu daerah. Jika daerahnya bersih, kata dia, manajemen pemerintahnya juga akan baik.

"Tapi kalau suatu daerah sampahnya bertebaran di mana-mana, sudah pasti ini pemerintahannya autopilot, kemudian masyarakatnya juga awut-awutan, yang datang ke (daerah itu) juga malas," ujarnya.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Upaya Pemerintah Mengatasi KLB Polio