Bagikan:

Jokowi Minta Anggaran Pemilu 2024 Segera Diputuskan

Jokowi minta anggaran Pemilu 2024, "didetailkan lagi, dihitung lagi, dikalkulasi lagi dengan baik dalam APBN maupun dalam APBD, dan dipersiapkan secara bertahap."

NASIONAL

Senin, 11 Apr 2022 10:54 WIB

Pemilu 2024

Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas soal persiapan pemilu 2024 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/4/2022). (Foto: ANTARA/Biro Pers Sespres/Rusman)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta jajarannya segera memutuskan mengenai alokasi dana, baik dari APBN maupun APBD untuk persiapan pemilu dan pilkada serentak 2024.

Hal ini dirinya sampaikan kepada jajaran di kabinetnya saat memberikan pengantar rapat persiapan pemilu dan pilkada serentak pada Minggu (10/4/22). Jokowi meminta anggaran tersebut diperhitungkan dengan baik.

"Kemarin sudah disampaikan ke saya bahwa diperkirakan anggarannya sebesar Rp110,4 triliun, untuk KPU dan Bawaslu. KPU-nya Rp76,6 triliun dan Bawaslu-nya Rp33,8 triliun. Ini saya minta didetailkan lagi, dihitung lagi, dikalkulasi lagi dengan baik dalam APBN maupun dalam APBD, dan dipersiapkan secara bertahap," kata dia saat rapat (10/4/22).

Baca juga:


Jokowi juga meminta pemerintah menyiapkan pejabat gubernur, bupati, wali kota yang berakhir masa jabatannya di tahun 2022 ini.

Menurut Jokowi, ada 101 kepala daerah yang mesti disiapkan penggantinya karena berakhir masa jabatan sebelum Pemilu 2024. Ia merinci ada 7 gubernur, 76 bupati, dan 18 wali kota yang harus diisi posisinya. Jokowi meminta seleksi pejabat daerah tersebut betul-betul dilakukan dengan baik.

"Sehingga kita mendapatkan pejabat daerah yang kapabel, memiliki leadership yang kuat, dan mampu menjalankan tugas yang berat di tengah situasi ekonomi yang tidak mudah, situasi ekonomi global yang tidak gampang. Agar nantinya penyiapan pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 ini bisa berjalan dengan baik." tambahnya

Ia juga meminta masyarakat agar tak terprovokasi oleh kepentingan politik. Oleh sebab itu, ia mendorong adanya edukasi, pendidikan politik yang masif kepada masyarakat dan para kontestan pemilu.

"Jangan membuat isu-isu politik yang tidak baik, terutama isu-isu politik identitas yang mengedepankan isu politik SARA. Saya kira kita memiliki pengalaman yang tidak baik di pemilu-pemilu sebelumnya, kita harapkan ini tidak terjadi di 2024," kata Jokowi.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Upaya Pemerintah Mengatasi KLB Polio