Bagikan:

Pemda Timbun Uang Rp182 Triliun di Bank, Jokowi: Belanjakan!

"Bagaimana pertumbuhan ekonomi daerah mau naik kalau uangnya disimpan di bank?" kata Jokowi.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 29 Apr 2021 12:16 WIB

Pemda Timbun Uang Rp182 Triliun di Bank, Jokowi: Belanjakan!

Ilustrasi petugas bank menghitung lembaran mata uang rupiah. Foto: Setkab.go.id

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepala daerah segera membelanjakan anggaran untuk menggerakkan ekonomi nasional. Jokowi mengaku kesal ketika mengetahui ada sebagian besar pemerintah daerah yang masih menimbun uang pemda di bank.

Padahal, Presiden mengklaim, perekonomian saat ini sudah hampir kembali normal dan butuh banyak perputaran uang di lapangan. Hal ini disampaikannya saat Pengarahan Kepada Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual, Rabu kemarin (28/4).

"Jadi transfer dari pusat ke daerah itu tidak dibelanjakan, tapi ditaruh di bank. Ini yang menyebabkan ini mengerem laju pertumbuhan ekonomi ya di sini. Hati-hati, akhir Maret saya lihat di perbankan daerah ada Rp182 triliun. Tidak semakin turun, semakin naik. Naik 11,2 persen. Artinya tidak segera dibelanjakan, bagaimana pertumbuhan ekonomi daerah mau naik kalau uangnya disimpan di bank? Hati-hati," ujar Jokowi seperti disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden RI, Kamis (29/4/2021).

Jokowi mengatakan belanja daerah sangat berpengaruh terhadap pergerakan ekonomi di daerah maupun nasional. Dia mencatat per Maret 2021 belanja pegawai baru 63 persen dan belanja modal baru 5,3 persen.

"Oleh sebab itu, saya mengajak kepada seluruh provinsi, kabupaten dan kota, segerakan yang namanya belanja pemda, belanja APBD, segerakan," tegasnya.

Jokowi berulang kali memberikan pesan kepada Mendagri, agar mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk segera membelanjakan APBD, baik belanja pegawai maupun belanja modal. Namun, faktanya banyak pemerintah daerah masih menahan anggaran.

"Tapi, yang terpenting belanja modal. Ini disegerakan sehingga terjadi peredaran uang di daerah. Hati-hati, Rp182 triliun ini uang yang sangat guede sekali. Ini kalau segera dibelanjakan, uang akan berputar di masyarakat," pungkasnya.

Editor: Sindu Dharmawan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Aturan Jilbab Sekolah Negeri, Lampu Kuning Arah Pendidikan

Most Popular / Trending