Mudik Dilarang, Menparekraf Buka Objek Wisata Lokal

Sandiaga berdalih pelarangan mudik oleh pemerintah tidak berarti membatasi pergerakan masyarakat di wilayah masing-masing

BERITA | NASIONAL

Selasa, 20 Apr 2021 13:39 WIB

Author

Dwi Reinjani

Mudik Dilarang, Menparekraf Buka Objek Wisata Lokal

Ilustrasi: Wisata Kawah Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. (Foto: Friska Kalia)

KBR, Jakarta- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, menyatakan objek wisata lokal boleh tetap dibuka dengan protokol kesehatan ketat selama libur lebaran. Sandiaga beralasan, pelarangan mudik oleh pemerintah tidak berarti membatasi pergerakan masyarakat di wilayah masing-masing.

"Yang kami lakukan oleh kemenparekraf adalah memastikan wisata wisata lokal siap melakukan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin karena kita mengantisipasi mudik tidak diperkenankan berarti dalam menghabiskan waktu liburan lebaran ini ada alternatif kunjungan yang dilakukan oleh masyarakat," ujar Sandi, dalam konferensi pers virtual, Senin (19/04/2021).

Sandiaga Uno meminta, agar masyarakat tetap mematuhi peraturan yang dikeluarkan pemerintah untuk tidak mudik, demi menekan angka sebaran Corona. Namun Sandiaga mengizinkan jika masyarkat ingin menghabiskan waktu di lokasi wisata daerah masing-masing.

Sandiaga juga mengatakan, keputusan akhir dibuka atau ditutupnya objek wisata lokal, sepenuhnya diberikan kepada kepala daerah. Jika ada kenaikan kasus, terbentuknya klaster baru atau bahkan terlalu banyak masyarakat yang berkerumun saat lokasi dibuka, kepala daerah berhak untuk menutup objek wisatanya.

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri