Menpora Optimistis Polri Bakal Keluarkan Izin Liga 1

"Sekali lagi apresiasi dan terima kasih kepada para suporter, para pendukung klub, para pecinta sepak bola yang sangat patuh dan sekarang mereka sedang berada di rumah..."

BERITA | NASIONAL

Senin, 19 Apr 2021 15:29 WIB

Author

Dwi Reinjani

Menpora Optimistis Polri Bakal Keluarkan Izin Liga 1

Pemain Bali United Stefano Lilipaly berebut bola dengan pemain Persija Ismed Sofyan di turnamen Piala Presiden, Senin (29/1/2018). Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali optimistis Mabes Polri bakal mengeluarkan izin keramaian kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2, pada Juli mendatang.

Hal ini ia sampaikan setelah melihat secara langsung penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada pelaksanaan turnamen Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.

"Saya optimis kalau ini bisa kita jaga sampai dengan pelaksanaan final nanti maka saya optimis izin untuk penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 akan dikeluarkan oleh pihak kepolisian," ujar Zainudin, saat memberi keterangan pers, Minggu (18/04/2021).

Menpora Zainudin Amali mengatakan jika semua komponen penyelenggara mampu pelaksanaan protokol kesehatan (prokes), maka turnamen apa pun akan berjalan sesuai rencana, tanpa khawatir terjadi klaster dari pertandingan olahraga.

Ia mengatakan bakal mengeluarkan rekomendasi untuk kegiatan olahraga, jika pelaksanaan prokes bisa dipertahankan.

Selain itu, Menpora juga mengapresiasi sikap dari para pendukung sepak bola yang tidak menghadiri atau membuat kerumunan saat pertandingan berlangsung.

Menurutnya, pelaksanaan Piala Menpora di empat wilayah berjalan sesuai rencana. Ia berharap hal ini dipertahankan sampai gelaran Piala Menpora 2021 usai.

"Sekali lagi apresiasi dan terima kasih kepada para suporter, para pendukung klub, para pecinta sepak bola yang sangat patuh dan sekarang mereka sedang berada di rumah, menonton di rumah saja, tidak nonton bareng, tidak berkerumun, tidak datang ke stadion ini satu hal yang luar biasa," imbuhnya.

Piala Menpora 2021 Jadi Kunci

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan penyelenggaraan turnamen Piala Menpora 2021 akan menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam perhelatan ajang olahraga lainnya.

Ini disampaikan Kapolri saat mengecek penerapan protokol kesehatan di Stadion Manahan Solo, salah satu stadion yang menjadi tuan rumah Piala Menpora.

Kapolri Listyo Sigit mengatakan Liga 1 dan Liga 2 akan digelar setelah ada evaluasi dari laga pramusim Piala Menpora.

"Realitanya sampai saat ini bagus, sesuai dengan rencana yang kita harapkan dan tentunya ini akan menjadi penilaian kita terkait perjalanan nanti apabila berjalan tertib, taat protokol kesehatan, tentu kita akan membicarakan kembali untuk persiapan pertandingan di Liga 1 dan Liga 2 yang memang sudah ditunggu oleh klub, pemain, dan suporter," tutur Kapolri Listyo Sigit, Kamis (25/3/2021).

Tanpa Penonton

Sesuai instruksi Mabes Polri, laga ini dibatasi hampir 300 orang di dalam stadion. Ratusan orang itu terdiri dari pemain, ofisial, panitia penyelenggara, wartawan, aparat pengamanan, dan lainnya. Selain itu laga di masa pandemi Covid-19 ini digelar tanpa penonton.

Piala Menpora 2021 bergulir mulai 21 Maret-25 April. Turnamen ini berlangsung di empat kota. Selain Solo, tiga lokasi lain yang menjadi tuan rumah ialah Bandung, Sleman, dan Malang.

Sebanyak 28 pertandingan akan tersaji selama fase grup. Laga ini diikuti 17 peserta Liga 1, minus Persipura. Tim tersebut dibagi dalam empat grup.

Saat ini pertandingan memasuki babak semifinal. Persija dipastikan lolos ke final, setelah mengalahkan PSM Makassar lewat drama adu penalti dengan skor 4-3, Minggu (18/4/2021).

Lawan Persija di final akan ditentukan dari hasil pertandingan PSS Sleman melawan Persib Bandung, yang akan digelar di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Senin (19/4/2021). Di leg pertama, PSS Sleman kalah 2-1.

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10