Pemerintah Klaim Distribusikan 85 Ribu APD ke DKI Jakarta

Rumah sakit-rumah sakit diminta mengajukan permintaan APD ke dinas kesehatan di masing-masing provinsi.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 02 Apr 2020 19:24 WIB

Author

Lea Citra

Pemerintah Klaim Distribusikan 85 Ribu APD ke DKI Jakarta

Ilustrasi penggunaan alat pelindung diri di rumah sakit. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Pemerintah mengklaim telah mendisribusikan 85.000 alat pelindung diri (APD) ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Juru bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta rumah sakit-rumah sakit mengajukan permintaan APD ke dinas kesehatan di masing-masing provinsi. 

Menurutnya, pendistribusian dari pusat akan dikelola dinas kesehatan provonsi.

"DKI sudah kita distribusikan sebanyak 85.000 APD, yang kita kirimkan pada tanggal 23 dan tanggal 31 Maret. Kemudian Jawa Barat 55.000, Jawa Tengah 20.000, Jawa Timur 25.000, Yogyakarta 10.000, Bali 12.500, Banten 10.000. Kemudian provinsi yang lain di luar Jawa, Bali ini sudah kata distribusikan sampai dengan rata-rata 5.000," kata Yuri saat video conference, Kamis (3/4/2020).

Achmad Yurianto melanjutkan, pemerintah terus berkoordinasi dengan Pemerintah daerah dan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hingga Kamis (2/4/2020), kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.790 orang, dengan angka kematian menjadi 170 orang. 

Setiap harinya, kasus positif Covid-19 bertambah 113 orang. 

Menurut Yuri, pemerintah terus berusaha menelusuri kasus Covid-19 di Indonesia, dan memerlukan kedisiplinan masyarakat untuk tetap di rumah.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut membutuhkan APD serta masker untuk tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19, karena jumlah APD yang ada sekarang masih kurang. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia mengungkapkan telah menerima 350 pakaian dalam untuk tim medis perempuan dan 160 pakaian dalam tim medis laki-laki, 4.000 pasang sarung tangan.

Editor: Kurniati Syahdan

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Serba-serbi Warga Berlebaran di Tengah Pandemi

Taliban dan Pemerintah Afganistan Sepakat Genjatan Senjata Saat Idulfitri

Kabar Baru Jam 20

PSA Idulfitri 2020