Kartu Prakerja, Pendaftaran Gelombang II Dimulai Hari ini

"Kami masih fokus untuk menyelesaikan gelombang pertama dengan melakukan langkah-langkah ekstra misalnya verifikasi dan pengamanan,"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 21 Apr 2020 12:22 WIB

Author

Valda Kustarini

Warga mencari informasi kartu prakerja

Warga mencari informasi pendaftaran kartu prakerja gelombang 2 di Jakarta, Senin (20/04). (Antara/Aditya)

KBR, Bogor-   Pendaftaran Program Kartu Prakerja gelombang kedua dimulai hari ini, Selasa (21/4). Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky menyebut pendaftaran yang semestinya dilakukan Senin (20/04) ditunda akibat dari mundurnya pengumuman seleksi peserta yang akan masuk pada gelombang pertama. 

Dia belum bisa memastikan jam berapa pendaftaran gelombang kedua akan dibuka. Nantinya pendaftaran akan diumumkan lebih lanjut di laman resmi Program Kartu Prakerja.

"Gelombang dua akan dimulai besok karena kami masih fokus untuk menyelesaikan gelombang pertama dengan melakukan langkah-langkah ekstra misalnya verifikasi dan pengamanan," kata Panji Winanteya Ruky di telekonferensi, Senin (20/4/2020).

Panji mengatakan pengumuman peserta yang lolos dalam gelombang Program Kartu Prakerja gelombang pertama harusnya diumumkan Senin (20/04). Namun, pemerintah menyatakan masih membutuhkan waktu untuk melakukan verifikasi data peserta. Nantinya, peserta yang masuk dalam gelombang pertama akan langsung menerima saldo yang bisa digunakan untuk mengikuti pelatihan secara daring di mitra platform digital yang bekerja sama dengan pemerintah.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut mengatakan terdapat 200.000 orang yang lolos di gelombang pertama Kartu Prakerja. Jumlah tersebut meningkat dari kuota awal yang sebesar 164.000 orang. Airlangga mengatakan, peningkatan kapasitas tersebut dilakukan lantaran jumlah pendaftar program Kartu Prakerja yang telah melampaui target yang ditentukan pemerintah. 

Pelatihan Kartu Prakerja

Pemerintah meluncurkan program Kartu Prakerja dengan target utama yakni korban PHK akibat wabah Covid-19. Pendaftaran Kartu Prakerja dibuka   mulai 11 April hingga November 2020. Gelombang pertama pekan lalu, ada 5,96 juta orang yang melakukan registrasi. Dari jumlah itu, 2,78 juta orang lolos untuk melalui proses pengacakan sistem untuk bergabung sebagai peserta gelombang pertama sebanyak 200 ribu orang.

Sampai Rabu (15/4/2020) sudah ada 4 juta orang yang mendaftar program Kartu Prakerja. Sebanyak 1 juta orang di antaranya sudah terverifikasi.

Para pemegang Kartu Prakerja akan mendapat bantuan dana dengan nilai total Rp3.550.000 yang terdiri dari:

  • Bantuan biaya pelatihan: Rp1.000.000, hanya bisa digunakan untuk mengambil kelas pelatihan kerja.
  • Insentif pelatihan: Rp600.000 x 4 bulan, dicairkan setelah peserta mengikuti pelatihan tahap pertama.
  • Insentif survei: Rp150.000, dicairkan setelah peserta menuntaskan pelatihan dan mengisi survei evaluasi.

Menurut Direktur Eksekutif Kartu Prakerja Denni Purbasari, saat ini sudah ada 900 jenis pelatihan kerja yang bisa diikuti secara online.

Pelatihannya diselenggarakan oleh ratusan lembaga berbeda, mulai dari balai pelatihan pemerintah, lembaga kursus swasta, sekolah perhotelan, sampai perusahaan dari berbagai sektor.

Berikut beberapa contoh kelas di program Kartu Prakerja beserta biaya belajarnya.


Junior Web Developer: Rp1.000.000

Kelas Junior Web Developer diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Karya Mandiri.

Menurut lansiran situs Kementerian Ketenagakerjaan, kelas ini akan mengajarkan skill atau kemampuan bekerja sebagai Junior Web Programmer di lingkungan kantor pemerintah maupun industri.

Kompetensi yang diajarkan meliputi Implementasi User Interface, sampai Implementasi Pemrograman Terstruktur.


Bahasa Inggris Percakapan, Grammar, TOEFL, IELTS: Rp1.000.000

Kelas bahasa Inggris ini diselenggarakan oleh Skill Academy Ruangguru.

Menurut situs resminya, kelas ini akan mengajarkan kemahiran bahasa Inggris untuk tujuan pemasaran sampai melamar beasiswa di luar negeri.


Manajemen Warung Kopi: Rp300.000

Kelas ini diselenggarakan oleh startup Sekolahmu dan Gordi, sebuah kafe kopi di kawasan Jakarta Selatan.

Menurut situs resminya, kelas ini mengajarkan manajemen usaha kopi, mulai dari memahami rantai pasokan industrinya, membuat perencanaan Business Model Canvas, sampai perhitungan keuangan dalam bisnis kopi.


Dari Bisnis Kuliner sampai Masker Covid-19

Selain yang sudah disebut di atas, ada juga ratusan kelas lain yang mengajarkan beragam skill, seperti pelatihan masak untuk membuka bisnis kuliner, sampai pelatihan membuat dan menjual masker pencegahan Covid-19.

Berbagai pelatihan itu dipatok dengan harga berbeda-beda, tergantung bobot materi dan kurikulumnya.

Dengan bantuan dana Rp1 juta dari pemerintah, penerima Kartu Prakerja bisa mengambil beberapa pelatihan sekaligus sesuai minat dan bakat masing-masing. 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Eazy Passport, Solusi Ditjen Imigrasi di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17