Temui Presiden Filipina, Jokowi Buka Koneksi Jalur Laut Davao-Bitung

Rute kapal Davao-Bitung akan memangkas durasi pelayaran Indonesia-Filipina, dari yang awalnya 5 hari menjadi 2,5 hari.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 25 Apr 2017 21:12 WIB

Author

Dian Kurniati

Temui Presiden Filipina, Jokowi Buka Koneksi Jalur Laut Davao-Bitung

Presiden Joko Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam pertemuan di Istana Negara Jakarta, Jumat (9/9/2016). (Foto: ksp.go.id/Domain Publik)


KBR, Jakarta - Kementerian Luar Negeri menyatakan isu keamanan maritim bakal menjadi salah satu bahasan dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Presiden Jokowi akan berkunjung ke Filipina, pada Jumat 28 April dan langsung bertemu Presiden Duterte dalam pertemuan bilateral.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, dalam pertemuan tersebut Indonesia dan Filipina akan menandatangani dua nota kesepahaman, yakni di bidang pertanian dan konektivitas laut antarnegara.

"Dalam kerangka bilateral, salah satu isu yang akan menjadi pembahasan dalam pertemuan bilateral Bapak Presiden dan Presiden Filipina adalah terkait keamanan maritim," kata Arrmanatha di Kemenlu, Selasa (25/4/2017).

Pertemuan Jokowi-Duterte itu merupakan bagian dari kunjungan Presiden Jokowi ke Filipina untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN. Kunjungan itu juga menjadi kunjungan balasan Jokowi kepada Duterte.

Arrmanatha mengatakan fokus kunjungan Presiden Jokowi adalah untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan kesejahteraan kedua negara dan kawasan. Kerjasama itu antara lain konektivitas laut antara Davao Filipina dan Bitung Sulawesi Utara. Rute kapal Davao-Bitung akan memangkas durasi pelayaran Indonesia-Filipina, dari yang awalnya 5 hari menjadi 2,5 hari.

Selain itu di sektor maritim, Presiden Jokowi juga akan meresmikan kerja sama baru antara Indonesia-Filipina, yakni kapal ulang alik (shuttle ship) dengan sistem Roll On Roll Off (RORO) pada 30 April 2017. Kapal berkapasitas 500 TEUs atau mampu mengangkut sampai 500 kontainer.

Usai bertemu Duterte, dua kepala negara itu akan menghadiri KTT ASEAN pada 29 sampai 30 April. Pada 30 April sore, Jokowi dan Duterte akan ke Davao untuk meresmikan kerja sama pelayaran Indonesia-Filipina. Setelah itu, Jokowi akan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Hong Kong.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Presiden Menghidupkan Jabatan Wakil Panglima TNI