Penyerangan Novel Baswedan, Polri Dalami CCTV dan Periksa 14 Saksi

Setelah polisi selesai menyelidiki semua barang bukti, kata Nasriadi, selanjutnya akan ada gelar perkara dalam waktu dekat.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 11 Apr 2017 20:04 WIB

Author

Dwi Reinjani, Gilang Ramadhan

Penyerangan Novel Baswedan, Polri Dalami CCTV dan Periksa 14 Saksi

Penyidik senior KPK Novel Baswedan memejamkan mata saat hendak dipindahkan dari RS Mitra Keluarga ke Jakarta Eye Center Menteng. Novel harus menjalani perawatan mata akibat serangan teror orang tak di


KBR, Jakarta - Kepolisian Resort Jakarta Utara mulai memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, di RT 3/RW 10, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara, Nasriadi mengatakan polisi juga sudah mengumpulkan sampel cairan air keras yang digunakan dua orang tak dikenal untuk menyerang Novel Baswedan di sekitar rumahnya di Kelapa Gading, Selasa (11/4/2017) pagi tadi.

"Kita telah mengamankan bekas cairan, yang kita kumpulkan dari tiga tempat. Cairan tersebut diduga disiramkan kepada Novel Baswedan oleh pelaku. Kita sudah berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Mabes Polri untuk meneliti jenis cairan itu," kata Nasriadi, Selasa sore.

Nasriadi belum bisa memastikan kandungan cairan itu. Namun, ia menduga, kemungkinan besar cairan itu zat asam yang jika mengenai kulit akan mengakibatkan luka bakar.

Selain mengumpulkan bukti CCTV dan sampel cairan, kata Nasriadi, polisi juga memeriksa 14 saksi yang ada di lokasi kejadian untuk menyusun kronologi serangan teror terhadap Novel. Namun Nasriadi belum bersedia mengungkapkan temuan dari rekaman CCTV itu.

"CCTV nanti kita perdalam dulu, kita selidiki lebih lanjut," kata Nasriadi.

Setelah polisi selesai menyelidiki semua barang bukti, kata Nasriadi, selanjutnya akan ada gelar perkara dalam waktu dekat.

Baca juga:


Kondisi mata Novel

Pasca serangan dengan air keras itu, Novel Baswedan sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, sebelum kemudian dipindahkan ke Jakarta Eye Center (JEC) Menteng, Jakarta Pusat. Pemindahan itu untuk perawatan mata Novel yang terkena siraman air keras.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan Novel tidak bisa melihat dengan baik, karena bagian mata sebelah kiri terkena air keras. Meskipun, Laode belum bisa mengungkap tingkat luka yang diderita Novel.

Kondisi Novel juga dijelaskan salah seorang kerabat Novel Baswedan, Anies Baswedan usai menjenguk di RS Mitra Keluarga. Anies mengatakan saudara sepupunya itu dalam kondisi sadar dan bisa berbicara dengan baik. Namun kondisi matanya masih bermasalah.

"Masih agak blur atau kabur, terutama mata sebelah kiri. Dikhawatirkan cairan itu kena kornea mata, tapi kita belum tahu persis," kata Anies di RS Mitra Keluarga, Selasa (11/4/2017).

Di RS Mitra Keluarga, Novel menjalani pembersihan kornea mata untuk memastikan tidak ada sisa cairan air keras.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat