Novel Diserang, Eks Pimpinan: Momentum KPK Bongkar Kasus Lainnya

"Inilah saatnya pimpinan KPK membuktikan bahwa segala jenis terorisme ini bukan halangan dia atau tidak menyebabkan berkembangnya ketakutan.."

BERITA | NASIONAL

Selasa, 11 Apr 2017 20:28 WIB

Author

Dian Kurniati

Novel Diserang, Eks Pimpinan: Momentum KPK Bongkar Kasus Lainnya

Bekas Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat menjawab pertanyaan wartawan di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Selasa (11/4/2017). Bambang Widjojanto ikut mendukung KPK pascapenyerangan penyidiknya,


KBR, Jakarta- Bekas Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mendesak lembaga tersebut menggencarkan penyidikan berbagai kasus korupsi, meski telah terjadi penyerangan pada penyidiknya, Novel Baswedan. Bambang mengatakan, penyerangan Novel merupakan bentuk terorisme pihak yang ingin melemahkan KPK dalam memberantas korupsi. Sehingga, menurut Bambang, penyerangan itu juga menjadi momentum bagi pimpinan KPK untuk membuktikan proses penyidikannya tak terpengaruhi.

Baca lainnya:

"Inilah saatnya pimpinan KPK membuktikan bahwa segala jenis terorisme ini bukan halangan dia atau tidak menyebabkan berkembangnya ketakutan, karena ketika ketakutan menjadi bagian dari proses ini, maka sesungguhnya terorisme itu telah berhasil dilakukan," terangnya dalam konfrensi persnya di gedung KPK, Selasa (11/04/17).

"Jadi salah satu yang bisa menjawab ini adalah pimpinan KPK beserta seluruh struktur dan fungsionalnya membuktikan bahwa teror ini tidak berdampak apapun bagi upaya-upaya untuk pemberantasan korupsi secara sistemik dan terstruktur," tambahnya lagi.

Bambang mengatakan, serangan kepada penyidik KPK itu bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, serangan kepada Novel kali ini harus disikapi serius pada pimpinan KPK, yang salah satunya menggencarkan langkah penyelidikan dan penyidikan.

Selain itu, Bambang juga mendesak agar Presiden Joko Widodo membentuk tim gabungan untuk menuntaskan penyerangan Novel. Tidak hanya menangkap pelaku, tetapi hingga dalangnya. Menurut Bambang, pemerintah harus mengambil peran aktif menyelesaikan kasus penyerangan yang ditujukan pada penyidik KPK.

Presiden Joko Widodo sebelumnya juga telah memerintahkan kepolisian untuk memburu pelakunya. Polda Metro Jaya lantas langsun membentuk tim khusus untuk mengejarnya. (Baca: Polisi Bentuk Tim Khusus Ungkap Penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan)

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Sebut Sertifikasi Layak Nikah Tak Wajib

Super You by Sequis Online, Asuransi Online untuk Milenial