Insiden Pesawat 'Senggolan' di Halim, Data Kotak Hitam Mulai Diunduh

Masih butuh waktu untuk menterjemahkan unduhan blackbov

BERITA | NASIONAL

Selasa, 05 Apr 2016 11:47 WIB

Author

Malika

Insiden Pesawat 'Senggolan' di Halim, Data Kotak Hitam Mulai Diunduh

Pesawat Batik AIR yang bersenggolan dengan pesawat lain. (Sumber: Twitter/Sosmed)

KBR, Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT hari ini akan mulai men-download alias mengunduh data kotak hitam (blackbox) dua pesawat yang terlibat tabrakan di Bandara Halim Perdanakusuma.

Pesawat TransNusa dan Batik Air, pada Senin (4/4/2016) kemarin bertabrakan di landas pacu hingga menyebabkan kerusakan dan memaksa seluruh penerbangan saat itu dialihkan.

Juru bicara Kementerian Perhubungan JA Barat mengatakan kotak hitam dua pesawat itu telah disita KNKT. KNKT membutuhkan data terutama percakapan pilot (Cockpit Voice Recorder/CVR) dua pesawat itu dengan bagian tower pengendalian pesawat (Air Traffic Control)

JA Barata meminta masyarakat bersabar menunggu hasil penyelidikan oleh KNKT, lembaga yang berada di bawah Kementerian Perhubungan itu.

"Hari ini blackbox akan diunduh (dari kotak hitam). Dan untuk menterjemahkan hasil download itu kan perlu waktu, karena perlu sinkronisasi data," kata JA Barata kepada KBR, Selasa (5/4/2016).

JA Barata mengatakan Kementerian Perhubungan belum dapat berkomentar banyak soal penyebab dan sanksi yang akan diberikan kepada para pihak terkait peristiwa itu.

Dia hanya memastikan pemeriksaan dilakukan terhadap petugas air traffic control (ATC) Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI/Airnav Indonesia), perusahaan ground handling dan dan PT Angkasa Pura II.

"Izin ground handling dibekukan langsung sampai rekomendasi KNKT dipenuhi," kata JA Barata.

Pesawat Batik Air jenis Boeing 737-800 yang mengangkut 49 penumpang bertabrakan dengan pesawat TransNusa jenis ATR di landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Senin (04/04) malam. 

Akibat senggolan itu, ujung sayap kiri pesawat Batik Air patah, sedangkan pesawat Transnusa mengalami patah bagian ekor dan ujung sayap kiri.

Editor: Agus Luqman 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Pemerintah akan Evaluasi Peningkatan Serapan Anggaran

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17