2 Prajurit Serahkan Diri, Kelompok Santoso Tinggal 25 Orang

Keduanya menyerahkan diri dan turun gunung karena kekurangan logistik dan kelaparan

BERITA | NASIONAL

Senin, 25 Apr 2016 12:11 WIB

Author

Ade Irmansyah

2 Prajurit Serahkan Diri, Kelompok Santoso Tinggal 25 Orang

Sejumlah personil Brimob menaiki kendaraan untuk memburu kelompok Santoso di Desa Sedoa, Lore Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (24/3). Foto ANTARA

KBR, Jakarta - Pasukan teroris Santoso di Poso, Sulawesi Tengah semakin terpojok. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pasukan gabungan TNI-Polri kembali menangkap dua anak buah Santoso. Keduanya menyerahkan diri dan turun gunung karena kekurangan logistik dan kelaparan.

"Saya berikan operasi Tinombala di Poso itu berjalan tambah baik. Kemarin ada tambah 2 yang turun karena kelaparan," ujarnya kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin, 25 April 2016.

Saat ini diperkirakan anggota kelompok Santoso hanya tersisa 25 orang dan terus tersudut dengan perpanjangan masa operasi Tinombala. "Kita kejar terus," tegasnya.

Sebelumnya, Satgas Tinombala menyebut bakal mengubah strategi pencarian untuk memburu kelompok teroris Santoso. Kapolda Sulawesi Tengah, Rudy Sufahryadi meminta masyarakat bersabar. Selain beratnya medan, Rudy juga mengaku keterbatasan personil menjadi sebab lain belum tertangkapnya Santoso.

Perburuan terhadap Santoso dan kelompoknya ini melibatkan pasukan TNI dan Polri. TNI mengerahkan 1800 prajurit yang terdiri dari Raider, Intai Tempur dan Marinir termasuk pasukan elit Kopasus dan Detasemen Jala Mangkara. Sementara Polri  menurunkan 1200 yang terdiri dari Brigadir Mobil dan satuan pendukung lainnya.


Editor: Damar Fery Ardiyan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Presiden Menghidupkan Jabatan Wakil Panglima TNI