Sofyan Djalil Klaim Industri Otomotif Dukung Pertalite

Sofyan Djalil mengatakan BBM ini juga lebih ramah lingkungan.

BERITA , NASIONAL

Kamis, 30 Apr 2015 15:19 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Sofyan Djalil Klaim Industri Otomotif Dukung Pertalite

Foto: Antara

KBR, Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengklaim industri otomotif khususnya mobil mengapresiasi hadirnya BBM jenis baru Pertalite. Kata Sofyan, dengan kandungan oktan yang lebih tinggi dalam Pertalite, maka performa mobil akan lebih baik. Selain itu menurutnya, BBM yang disebut-sebut harganya tak jauh beda dari Premium ini juga lebih ramah lingkungan.

“Semakin tinggi oktan semakin bagus bagi otomotif. Berbagai industri mobil mengapresiasi sekali dan bagus juga bagi lingkungan. Oleh sebab itu Pertalite kita menyambut baik saja. Jadi, Pertamina mengeluarkan Pertamax, Pertalite, entah perta apa lagi nanti dimasa yang akan datang,itu oke  saja,” kata Sofyan di depan Kantor Wakil Presiden, Kamis (30/4/2015).

Sofyan menambahkan, terkait waktu peluncuran dan harga jual Pertalite dirinya menyerahkan kepada Pertamina. Sementara Pertamina menyebut, rencananya Pertalite akan diluncukan pada Mei 2015.

Sebelumnya, PT Nissan Motor Indonesia menyambut baik hadirnya Pertalite. Ini lantaran BBM itu bisa membantu pabrikan otomotif dan membuat daya tahan mobil lebih awet. Sementara itu, BMW berpandangan berbeda. Produsen mobil mewah itu tak menyarankan agar pengguna BMW memakai Pertalite. Karena minimal BBM yang digunakan mobil itu setara Pertamax Plus.?


Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rawan Kriminalisasi Kelompok Rentan, Aktivis Minta RKUHP Ditolak