Peringati May Day, 170 Ribuan Buruh Bakal Turun ke Jalan

Aksi rencananya akan difokuskan di Istana Negara dan Gelora Bung Karno (GBK).

BERITA | NASIONAL

Senin, 27 Apr 2015 18:35 WIB

Author

Ade Irmansyah

Ilustrasi peringatan May Day. Foto: Antara

Ilustrasi peringatan May Day. Foto: Antara

KBR, Jakarta – Sekira 170 ribuan buruh akan turun ke jalan memperingati Hari Buruh Internasional tanggal 1 Mei 2015. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengatakan, pihaknya menjamin aksi yang bakal dilakukan itu akan berlangsung aman. Kata dia, tuntutan para buruh pada aksi May Day kali ini adalah upah layak, jaminan pensiun yang segera diterapkan pada Juni 2015 dan penghapusan alih daya (outsourcing). Aksi rencananya akan difokuskan di dua lokasi di Jakarta, yaitu Istana Negara dan Gelora Bung Karno (GBK).

“Kami dari Gerakan Buruh Indonesia, semua organisasi kita menjamin betul perayaan May Day 2015 ini akan berlangsung dengan aman dan tertib. Kami menjamin penyusupan dan kami membuktikan pada perayaan KAA kemarin tidak sedikitpun kami menurunkan massa, ini bukti kami mencintai negeri ini. tidak ada niatan kami untuk menjatuhkan pemerintahan karena itu harga mati bagi kami. Yang paling pasti kami jamin kepada pak kapolri bahwa perayaan may day yahun ini akan aman, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya kepada wartawan di kantor Mabes Polri, Senin (27/4/2015).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea menambahkan perayaan May Day juga dilakukan di seluruh Indonesia dengan estimasi masa jutaan buruh. 

Editor: Malika

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Cerdik Kelola THR

Kabar Baru Jam 8

Soal Kerumunan, Kegiatan Ibadah dan Ancaman Virus Covid-19 Varian Baru

Jihad itu Sebenarnya Apa Sih?