INDEF: KAA Jadi Peluang Indonesia Manfaatkan Pasar Afrika

Direktur INDEF, Eni Srihartanti mengatakan pemerintah bisa membangkitkan kembali potensi kerjasama tersebut dengan cara menggandeng para pengusaha dalam deklarasi Konferensi Asia-Afrika

BERITA | NASIONAL

Kamis, 02 Apr 2015 10:26 WIB

Author

Evelyn Falanta

INDEF: KAA Jadi Peluang Indonesia Manfaatkan Pasar Afrika

Pengendara melintasi spanduk penyambutan terhadap para peserta Konferensi Asia-Afrika di Jakarta, Jumat (20/3). Jakarta dan Bandung menjadi tuan rumah pada kegiatan diplomatik Konferensi Asia Afrika k

KBR, Jakarta - Lembaga Kajian Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan (INDEF) menilai pelaksanaan Konfrensi Asia-Afrika tahun ini menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menindaklanjuti kerjasama ekonomi dengan negara-negara Afrika. 

Direktur INDEF, Eni Srihartanti mengatakan pemerintah bisa membangkitkan kembali potensi kerjasama tersebut dengan cara menggandeng para pengusaha dalam deklarasi Konferensi Asia-Afrika. Dalam KAA nanti, pemerintah bisa mulai membentuk forum komunikasi dengan negara-negara Afrika. 

"Sebernarnya sudah ada waktu 10 tahun lalu ingin membentuk suatu kerjasama, tetapi langkah konkritnya yang memang belum ditindaklanjuti. Makanya, sekarang nanti Kadin bisa membentuk suatu konsil untuk menindaklanjuti kesepakatan tadi,” kata Eni kepada KBR, Kamis (2/4/2015). 

“Nanti, 2015 ini akan mulai ada konkrit katakanlah akan dibentuk semacam konsil ini akan memudahkan forum komunikasi, termasuk beberapa potensi kerjasama bilateral.” 

Eni Srihartanti menambahkan, pemerintah juga harus bisa mengembangkan para pengusaha kecil dan menengah agar produknya bisa terserap pasar Afrika. Menurutnya, potensi pasar di Afrika saat ini cukup besar bagi sejumlah produk kebutuhan pokok seperti sabun mandi, sikat gigi maupun pelembab. 

Pada 24 April mendatang Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika. Hingga hari ini, sudah ada 35 perwakilan negara yang memastikan hadir dalam pelaksanaan KAA.

Editor: Antonius Eko  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme