Bidik Pasar Afrika, Indonesia Fokus Sektor Manufaktur

Produk manufaktur perlu didorong guna mengurangi ketergantungan pada ekspor migas. Pasar di seluruh Afrika memiliki potensi besar, sekalipun di daerah konflik.

BERITA | NASIONAL | NASIONAL

Selasa, 21 Apr 2015 12:17 WIB

Author

Ninik Yuniati

Bidik Pasar Afrika, Indonesia Fokus Sektor Manufaktur

Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil (kedua kiri) bersama Menteri Perdagangan Rahmat Gobel (kedua kanan), Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir (kiri) dan Senior Director and Head of Asia Pasi

KBR, Jakarta - Pemerintah Indonesia fokus meningkatkan ekspor produk manufaktur ke pasar Afrika. Menteri Perdagangan Rahmat Gobel mengatakan, produk manufaktur perlu didorong guna mengurangi ketergantungan pada ekspor migas. Kata dia, pasar di seluruh Afrika memiliki potensi besar, sekalipun di daerah konflik

"Tentu semua ada peluang, walaupun daerah itu lagi bergejolak, pasti ada cara. Sektor manufaktur mau kita dorong, jadi yang tadinya mengandalkan ekspor migas, sekarang kita coba mendorong produk nonmigasnya.  Itu produk-produk manufaktur harus kita dorong. Yang tadinya produk mentah bagaimana jadi produk manufaktur, itu yang kita angkat," kata Rahmat Gobel di sela Konferensi Asia Afrika di JCC Senayan, Selasa (21/4/2015).

Kemarin, Menteri Luar Negeri Indonesia dan Afrika Selatan menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerjasama bilateral di Konferensi Asia Afrika. Kedua negara salah satunya bersepakat untuk melanjutkan kerjasama perdagangan yang nilainya tahun lalu mencapai 1,87 triliun dolar Amerika. Selain itu, kedua negara juga akan memulai kerjasama di sektor maritim dan Blue Economy.


Editor: Quinawaty Pasaribu 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Persiapan Pemerintah Jawa Barat Hadapi New Normal