Bagikan:

Megawati: Presiden Sewajarnya Jalankan Kebijakan Partai

Mega juga menyampaikan mekanisme kerja antara pemerintah dan partai politik pengusungnya. Hal ini penting, mengingat hubungan keduanya adalah kehendak dan prinsip dalam demokrasi itu sendiri.

BERITA | NASIONAL | PILIHAN REDAKSI

Kamis, 09 Apr 2015 12:25 WIB

 Megawati: Presiden Sewajarnya Jalankan Kebijakan Partai

ilustrasi (foto: Antara)

KBR - Kongres ke-4 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dibuka Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Kamis (9/4/2015). Hadir dalam acara itu Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selain itu, tampak pula para pimpinan parpol dari Koalisi Indonesia Hebat.

Dalam pidatonya, Megawati menyebut revolusi mental harus dilakukan oleh seluruh masyarakat dan dimulai dari para pemimpin. 

Mega juga menyampaikan mekanisme kerja antara pemerintah dan partai politik pengusungnya. Hal ini penting, mengingat hubungan keduanya adalah kehendak dan prinsip dalam demokrasi itu sendiri. 

"Hukum demokrasilah yang mengatur itu, bahwa presiden dan wakil presiden memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai. Untuk itulah, mengapa kebijakan partai menyatu dengan kehendak rakyat, dan mengapa partai harus mengorganisir rakyat sehingga suara-suara yang tersembunyi sekalipun dapat disuarakan partai," imbuh Mega.

Prinsip demokrasi inilah yang Mega jalankan. Penjelasan ini, menurut Mega, sangat relevan mengingat ada sementara pihak, dengan mengatasnamakan independensi, selalu mengatakan bahwa partai adalah beban demokrasi. 

 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Memuja Idola Sampai Sebegitunya

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Most Popular / Trending