Rekapitulasi Belum Datang, PPLN Tawarkan Hasil Scan

KBR68H, Jakarta - Kelompok Kerja Pemilihan Luar Negeri (PPLN) menawarkan penggunaan hasil scan dalam proses penghitungan rekapitulasi suara luar negeri.

NASIONAL

Minggu, 27 Apr 2014 10:36 WIB

Author

Aisyah Khairunisa

Rekapitulasi Belum Datang, PPLN Tawarkan Hasil Scan

Rekapitulasi, Luar Negeri, PPLN, Scan

KBR68H, Jakarta - Kelompok Kerja Pemilihan Luar Negeri (PPLN) menawarkan penggunaan hasil scan dalam proses penghitungan rekapitulasi suara luar negeri. Ketua Pokja PPLN Wahid Supriyadi mengatakan, alasan penggunaan ini dikarenakan formulir fisik rekapitulasi suara dari sepuluh PPLN belum tiba di Jakarta. Meski kata dia, sesuai aturan proses rekapitulasi seharusnya menggunakan dokumen asli.

"Kita akan tawarkan apa bisa ini? Karena ini kan authorized dari dubes atau komjen dari perwakilan itu. Kalau ini bisa diterima ya nanti bisa kita hitung langsung. (Diterima oleh para saksi dan KPU maskudnya?) Ya betul," kata Wahid, Sabtu (26/4)

Ketua Pokja PPLN, Wahid Supriyadi menambahkan, delapan dari 10 PPLN tersebut sudah memperlihatkan bukti pengiriman dokumen rekapitulasi suara ke tanah air. Hanya PPLN Vatikan dan Sanaa di Yaman yang belum memberi kabar. Kata Wahid, keterlambatan ini karena Yaman masih menjadi daerah konflik. Hingga kini Pokja PPLN bersama KPU masih meneruskan penghitungan rekap suara luar negeri di Hotel Le Meredien, Jakarta. Jadwal ini mundur dari perkiraan awal yakni rekap sejak Rabu hingga Jumat lalu. (Baca: Kesalahan Administratif Warnai Penghitungan Suara Luar Negeri).


Editor: Rumondang Nainggolan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Korea Utara Melarang Kedatangan Turis Mancanegara Demi Melindungi Penduduknya Dari Virus Corona