KPAI Tuntut Peninjauan Kembali UU Perlindungan Anak

KBR68H, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menuntut dilakukannya peninjauan kembali Undang-Undang Perlindungan Anak.

NASIONAL

Kamis, 17 Apr 2014 22:37 WIB

Author

Gungun Gunawan

KPAI Tuntut Peninjauan Kembali UU Perlindungan Anak

jis, KPAI, UU Perlindungan Anak

KBR68H, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menuntut dilakukannya peninjauan kembali Undang-Undang Perlindungan Anak. Koordinator Pemantauan KPAI Rita Pranawati beralasan, hukuman bagi pelaku dianggap masih terlalu ringan. Dalam undang-undang itu, pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun penjara. Seharusnya kata Rita, pelaku pelecehan seksual kepada anak dijerat dengan pasal berlapis.

"Tidak hanya judicial review tapi kita juga menuntut diberlakukannya pasal berlapis. Lewat pidana yang lain tidak hanya pasal perlindungan anak dari kekerasan. Kalau judicial review kan untuk jangka panjang. Kita rekomendasikan hukuman yang seberat-beratnya," kata Rita Pranawati saat dihubungi KBR68H (17/4).

Hari ini orang tua korban pelecehan seksual di JIS menemui KPAI dan Polda Metro Jaya. Menmurut Rita, pertemuan tersebut dilakukan untuk merehabilitasi korban serta memastikan agar pelaku dihukum seberat-beratnya. (Baca: Ini Dia Usulan Hukuman Bagi Pelaku Kekerasan Seksual Anak)

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10