Juni, Belasan Rangkaian Kereta Baru Mulai Beroperasi

KBR68H, Jakarta - PT KAI Commuter Jabodetabek menargetkan belasan rangkaian kereta baru bakal dioperasikan pada Juni nanti.

NASIONAL

Senin, 07 Apr 2014 22:14 WIB

Author

Azizah

Juni, Belasan Rangkaian Kereta Baru Mulai Beroperasi

kereta api, krl baru, jabodetabek


KBR68H, Jakarta - PT KAI Commuter Jabodetabek menargetkan belasan rangkaian kereta baru bakal dioperasikan pada Juni nanti. Juru bicara PT KAI Commuter Jabodetabek Makmur Syaheran mengatakan, saat ini belasan rangkaian kereta tengah dalam proses sertifikasi. Meski begitu, penambahan KRL baru masih akan menggantikan kereta yang rusak. Sehingga penggunaan kereta baru belum mengubah jadwal perjalanan KRL. (Baca: Commuter Line Alami Gangguan, Penumpang Sibuk Kabarkan Telat Masuk Kantor)

"Dari delapan belas rangkaian nanti akan mengganti dulu kereta kereta yang kurang sehat. Nanti kita sehatkan. Nha begitu kereta sehat bisa kita tambahkan ke Bekasi. Itu ada satu perjalanan pagi yang memang penuh. Itu mau kita tambahkan di sana. Tergantung dari selesainya sertifikasi. Kita bisa perkirakan tapi memang rencananya itu setiap sertifikasi memerlukan satu bulan setelah keretanya datang ke Indonesia. Secara total kita harapkan di bulan Juni sudah bisa jalan semua," kata Makmur kepada KBR68H, Senin (07/04).

Juru bicara PT KAI Commuter Jabodetabek Makmur Syaheran menambahkan, nantinya kereta baru dioperasikan untuk jalur Jakarta Bogor saja. Ini karena rangkaian kereta dengan 10 gerbong itu belum layak beroprasi pada stasiun yang tak memiliki peron panjang. Saat ini empat rangkaian kereta baru sudah beroperasi, menggantikan empat rangkaian lama. Tiga di antaranya kini berada di bengkel, satu lainnya menjadi kereta cadangan untuk semua jurusan. (Baca: KAI Tambah 180 Gerbong Commuter Line)

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri